www.tempoaktual.id – Universitas Mataram (Unram) baru saja menggelar Job Fair Unram 2025, sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis Unram yang ke-63. Event ini diadakan di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar, pada Kamis, 23 Oktober 2025, dan melibatkan 46 perusahaan mitra dari beragam sektor yang siap merekrut.
Job Fair kali ini menawarkan banyak kesempatan kerja di beberapa bidang, termasuk pendidikan, perbankan, teknologi, pariwisata, dan wirausaha sosial. Tidak hanya rekrutmen, acara ini juga menghadirkan sesi talkshow, konsultasi karir, pelatihan penulisan CV, serta bimbingan wawancara kerja untuk para peserta.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Dr. Sujita S.T., M.T., yang membuka acara tersebut, menjelaskan bahwa Job Fair merupakan komitmen Unram dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Hal ini menjadi bentuk tanggung jawab institusi untuk menyediakan akses luas bagi mahasiswa dan alumni.
“Job fair ini merupakan ikhtiar nyata Unram untuk memastikan bahwa lulusan dapat menunjukkan kapabilitasnya di dunia profesional,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan.
Peran Penting Job Fair dalam Meningkatkan Employability
Job Fair Unram 2025 diharapkan dapat menjadi jembatan antara mahasiswa dan perusahaan, serta meningkatkan employability lulusan. Menghadapi tantangan global, keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi sangat penting untuk para pencari kerja.
Dr. Rachman Maulana Kafrawi, SH., MH., selaku Ketua Panitia Job Fair 2025, berharap event ini dapat diadakan setiap tahun untuk membantu lulusan Unram mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik. Kegiatan ini menjadi platform yang efektif untuk mengenalkan mahasiswa kepada dunia kerja dan berbagai peluang yang tersedia.
“Kami sangat berharap agar Job Fair ini bisa berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya. Dukungan dari mitra, kementerian, dan instansi terkait sangat diharapkan untuk menjaga hubungan yang saling menguntungkan dengan Unram.
Dalam konteks tersebut, Job Fair juga menjadi indikator keberhasilan institusi dalam menyiapkan mahasiswanya agar siap bersaing di pasar kerja. Melalui kolaborasi strategis, Unram bertujuan untuk meningkatan kualitas lulusan agar dapat menjadi sumber daya yang unggul.
Partisipasi Aktif dari Berbagai Sektor
Acara ini dihadiri oleh banyak pihak, termasuk Apt. Yoga Dwi Saputra S.Farm., M.Pharm. Sci. dari Unit Penunjang Akademik Bidang Konseling dan Pengembangan Karier. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya perhatian terhadap penguatan ekosistem karier di tingkat nasional.
Muslim, ST., M.Si., selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat juga hadir untuk memberikan dukungan. Ini menunjukkan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan peluang kerja bagi lulusan.
Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum., Presiden Indonesia Career Center Network (ICCN), menyampaikan sambutan secara virtual. Partisipasi semua elemen ini menunjukkan kepedulian terhadap isu ketenagakerjaan dan pentingnya meningkatkan akses untuk lulusan.
Dengan melibatkan berbagai pihak, Unram berusaha mengoptimalkan potensi yang ada dan menyatukan berbagai sumber daya untuk tujuan yang lebih besar dalam pengembangan karier. Hal ini sejalan dengan visi menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global.
Job Fair Sebagai Jembatan Antara Akademik dan Industri
Job Fair menjadi alat vital bagi Unram untuk menjembatani dunia akademik dan industri. Melalui event ini, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan, mengerti lebih dalam tentang tuntutan pekerjaan, serta membangun jaringan profesional. Ini sangat penting untuk pertumbuhan karier mereka ke depan.
Proses konektivitas ini membantu lulusan mengidentifikasi keterampilan yang diperlukan oleh pasar dan menyesuaikannya dengan pendidikan yang telah diterima. Begitu siswa tahu apa yang dibutuhkan, mereka bisa lebih siap untuk berkontribusi secara efektif di dunia kerja.
Job Fair juga berfungsi sebagai ajang bagi perusahaan untuk menemukan talenta terbaik secara langsung. Perusahaan bisa mendapatkan gambaran tentang kemampuan dan sikap kerja mahasiswa, sekaligus mengurangi kerepotan dalam proses rekrutmen yang biasanya panjang.
Dengan berakhirnya Job Fair, diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga pengalaman berharga. Hal ini akan mendorong mereka untuk lebih percaya diri dalam menjalani proses karier mereka, setelah berinteraksi langsung dengan berbagai perusahaan.
Semua harapan ini mengarah kepada satu visi besar, yaitu menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang handal dan siap bersaing secara global. Dukungan dari semua pihak akan sangat membantu mencapai tujuan tersebut, dan memfasilitasi terwujudnya Indonesia Emas 2045.






















