www.tempoaktual.id – Giri Menang – Keberadaan mantan pesepakbola ternama Indonesia, Osvaldo Haay, dan beberapa pemain nasional lainnya memeriahkan Turnamen Sepakbola Antar Kampung bertajuk “Perang Bintang”. Acara ini dihelat di Lapangan Dollar, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Dengan suasana meriah dan antusiasme tinggi, turnamen ini berhasil menarik perhatian banyak penggemar sepak bola di daerah tersebut.
Pemain yang pernah mencetak gol penentu dalam final Piala AFF U-22 2019 ini menjadi sorotan utama. Tak hanya Osvaldo, sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia seperti Ferdinand Sinaga dan Rafli juga turut serta, menambah semaraknya pertandingan ini.
Pada Sabtu, 10 Januari 2026, Osvaldo Haay tampil bersama eks pemain Timnas Indonesia lainnya membela Klub Sepakbola Dusun Telaga Lebur Golden Met. Dalam laga melawan Pengantap FC, Osvaldo, yang mengenakan nomor punggung 21, berhasil mencetak dua gol dan membawa timnya meraih kemenangan telak 5-0.
Antusiasme Penonton yang Melimpah di Turnamen Sepak Bola
Setelah pertandingan usai, ratusan penonton terlihat antusias mengerumuni Osvaldo untuk berfoto bersama. Gelaran ini bukan hanya menarik perhatian kaum muda, tetapi juga orang dewasa yang ingin mengenang momen berharga tersebut. Beberapa warga bahkan memberikan saweran sebagai ungkapan apresiasi, menciptakan suasana meriah yang mengesankan.
Osvaldo menegaskan bahwa Lombok memiliki potensi dalam sepak bola yang sangat menjanjikan. Namun, ada keterbatasan terkait kurangnya tim profesional yang bisa menjadi tempat bernaung para pemain lokal. Ia berharap ke depan akan ada lebih banyak klub profesional di Lombok yang dapat menarik sepatu-sepatu muda berbakat.
Mantan pemain Bhayangkara FC ini juga menekankan perlunya pembenahan dalam infrastruktur sepak bola di Indonesia. Dengan adanya dukungan yang lebih baik, dia percaya bahwa bakat-bakat di daerah dapat berkembang dengan baik.
Manajer Klub Sepakbola Golden Met, H. Putra Wadi, menambahkan bahwa kehadiran mantan pemain Timnas dan pemain asing membuat pertandingan semakin menarik. Penonton pun membludak, melampaui seribu orang, menyaksikan langsung penampilan pemain yang biasanya hanya bisa dilihat di layar televisi.
Kualitas Pertandingan yang Menghibur dan Menarik Perhatian
Klub Golden Met yang dikelola olehnya berhasil merekrut sejumlah mantan pemain Timnas dan pemain asing. Beberapa di antaranya adalah Osvaldo Haay, Faisol, dan Shola. Saat melawan Pengantap FC, tim ini juga dibela para mantan pemain Timnas seperti Ferdinand Sinaga dan Rafli, menghasilkan pertandingan yang penuh atraksi.
Permainan yang ditampilkan menunjukkan kombinasi apik antara pemain lokal dan eks punggawa Timnas. Komunikasi yang baik di lapangan maupun di luar lapangan menjadi kunci kesuksesan tim, membuat mereka mampu menampilkan permainan yang menghibur.
Dengan hasil akhir 5-0, kemenangan Golden Met menandai dominasi mereka di turnamen ini. Dua gol yang dicetak oleh Osvaldo Haay menjadi sorotan tersendiri, menambah popularitasnya di kalangan penggemar sepak bola lokal.
Kehadiran mantan pemain nasional di turnamen juga memberikan hiburan bagi masyarakat setempat. Ketua Panitia Turnamen, Musham, mengungkapkan bahwa banyak tim rela mengeluarkan dana lebih untuk merekrut lebih dari satu mantan pemain Timnas demi meningkatkan daya tarik.
Harapan dan Motivasi untuk Generasi Muda Sepak Bola Lombok
Musham mengungkapkan harapannya agar turnamen ini bisa memotivasi generasi muda di Lombok untuk lebih serius dalam menekuni sepak bola. Dia ingin agar potensi yang ada dapat dibina, sehingga kelak akan lahir pemain-pemain hebat yang bisa berkiprah di level nasional.
Melalui turnamen “Perang Bintang”, harapannya bukan hanya kompetisi semata, tetapi merupakan ruang hiburan dan ajang pencarian bakat baru. Sekotong, di mana turnamen ini berlangsung, dikenal mempunyai talenta sepak bola yang sangat baik dan perlu mendapat perhatian lebih.
Secara keseluruhan, turnamen ini terlihat tidak hanya sebagai ajang adu gengsi, melainkan juga sebagai platform untuk menciptakan peluang bagi perkembangan sepak bola di NTB. Melalui acara seperti ini, diharapkan komunitas bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat perkembangan dan pembinaan talenta sepak bola baru yang berpotensi.
Dengan kehadiran figur-figur terkenal di sepak bola Indonesia, masyarakat setempat pun merasa terhibur dan terinspirasi. Semoga ke depannya, olahraga ini bisa semakin berkembang dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat.






















