www.tempoaktual.id – Perum Bulog NTB terus berupaya memastikan kualitas bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya jaminan penukaran beras jika kualitas tidak sesuai, masyarakat diharapkan merasa lebih tenang saat menerima bantuan.
Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Rizal P. Sukmaadijaya, menjelaskan hal ini dalam peluncuran penyaluran bantuan pangan yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Mataram pada Senin, 24 November 2025. Peluncuran tersebut menjadi momentum penting untuk mewujudkan distribusi pangan yang efisien dan tepat guna.
Acara peluncuran dihadiri oleh Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, serta beberapa pihak penting lainnya. Penyaluran bantuan dilakukan serentak di seluruh kabupaten dan kota di NTB, yang menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan.
Bulog NTB Menyediakan Bantuan Pangan dalam Jumlah Besar
Rizal menjelaskan bahwa total alokasi bantuan pangan untuk Provinsi NTB pada periode Oktober dan November mencapai angka yang cukup signifikan. Dengan total 10 juta kilogram beras dan 2 juta liter minyak goreng, bantuan ini direncanakan untuk sekitar 521.521 penerima.
Setiap penerima bantuan berhak mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Kami bersyukur karena hari ini kita dapat memulai penyaluran bantuan pangan. Distribusi dilakukan secara masif agar seluruh penerima bisa merasakannya segera,” ungkap Rizal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan.
Target Penyelesaian Penyaluran Bantuan Pangan pada Awal Desember
Dalam proses penyaluran, Bulog NTB menargetkan agar semua bantuan dapat tersalurkan dengan baik hingga awal Desember. Dengan pencapaian target ini, diharapkan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tepat waktu.
Rizal menyatakan bahwa tidak ada kendala yang dihadapi dalam penyaluran, karena semua data penerima telah diterima dari pemerintah pusat dan disosialisasikan kepada pemerintah daerah. Ini adalah langkah penting dalam penjaminan kelancaran distribusi.
Tak hanya itu, bimbingan teknis juga telah disiapkan bagi petugas yang bertanggung jawab dalam distribusi. Setiap petugas diharap mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan semua proses berjalan sesuai rencana.
Pentingnya Kualitas dalam Penyaluran Bantuan Pangan
Rizal juga menekankan kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat. Sebelum penyaluran, setiap stok beras telah melalui proses quality control untuk memastikan mutu yang layak dan sesuai harapan.
Jika masyarakat menemukan beras dengan kualitas yang buruk, mereka diperbolehkan untuk melakukan penukaran. Bulog NTB berkomitmen untuk melakukan penggantian dalam waktu 1×24 jam jika beras yang diterima tidak sesuai standar.
Di setiap kabupaten dan kota, Bulog NTB telah menempatkan tim khusus untuk menangani laporan masyarakat mengenai kualitas bantuan. Dengan adanya tim ini, diharapkan masyarakat merasa lebih mudah dalam melaporkan permasalahan yang terjadi.
Komitmen Bulog dalam Menyediakan Bantuan yang Tepat Sasaran
Rizal menegaskan bahwa Bulog akan berusaha keras agar seluruh bantuan pangan tersalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu. Dengan semua persiapan yang ada, mereka bertekad untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk memastikan membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan ini,” ujarnya. Penyaluran yang baik akan menghasilkan kepercayaan yang lebih tinggi kepada Bulog dan pemerintah.
Melalui langkah-langkah ini, Bulog NTB menunjukkan dedikasi yang kuat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan, upaya ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.






















