www.tempoaktual.id – Universitas Mataram (Unram) baru saja melaksanakan pembukaan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-63, yang diadakan di fasilitas Rektorat dengan antusiasme tinggi pada Jumat, 10 Oktober 2025. Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Sitti Hilyana, M.Si., yang menandai peluncuran berbagai aktivitas akademik dan sosial yang akan berlangsung hingga akhir bulan November 2025.
Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Moh. Taqiudin, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa tahun ini mengangkat tema yang penuh makna, yaitu “Berdampak untuk Negeri: Pangan Berdaulat, Generasi Kuat, Bangsa Hebat.” Tema ini menunjukkan komitmen Unram untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam sektor pangan dan pembangunan sumber daya manusia.
Dr. Taqiudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, menyatukan berbagai elemen lintas fakultas untuk menyukseskan rangkaian acara Dies Natalis. “Tema ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi pedoman yang memandu seluruh aktivitas universitas agar memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menelisik Makna Dies Natalis ke-63 bagi Unram
Dalam sambutannya, Prof. Sitti Hilyana menjelaskan bahwa momentum Dies Natalis ke-63 bukan hanya sekedar perayaan usia, tetapi merupakan refleksi dari perjalanan panjang Unram dalam memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Upacara ini juga menjadi kesempatan untuk mempertimbangkan kontribusi yang telah dan akan diberikan kepada bangsa.
“Dies Natalis ini lebih dari sekadar angka. Ini adalah tentang seberapa besar pengaruh kita untuk negeri tercinta. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Unram harus terus bergerak maju untuk menjadi pelopor dalam mencapai kemandirian pangan,” tegasnya.
Acara pembukaan mengandung simbolisme kuat dengan pelepasan 63 ekor burung merpati, yang dilakukan oleh para pimpinan universitas. Prosesi ini melambangkan harapan, kedamaian, dan semangat Unram untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat serta daerah sekitarnya.
Dari Kegiatan Sosial hingga Restorasi Lingkungan: Rangkaian Acara yang Beragam
Dalam rangka Dies Natalis ke-63, Unram memiliki banyak kegiatan menarik yang direncanakan. Rangkaian acara termasuk pengobatan gratis, bakti sosial, restorasi mangrove, hingga pembersihan pantai di berbagai lokasi yang membutuhkan perhatian. Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan komitmen Unram untuk terlibat langsung dalam kesejahteraan masyarakat dan lingkungan hidup.
Di dalam upacara ini juga ditekankan pentingnya sinergi antara seluruh civitas akademika dalam upaya menjadikan Unram sebagai universitas berstandar internasional. “Kita harus lebih percaya diri, unggul, dan berani untuk setara dengan universitas lain, baik di tingkat nasional maupun global,” disampaikan dalam sambutan tersebut.
Kegiatan ini menjadi momen yang menggembirakan, menandai langkah baru Unram untuk memasuki usia ke-63 dengan visi yang jelas, yaitu tumbuh sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing di tingkat global, serta berkontribusi nyata bagi negeri.
Visi dan Misi Unram: Membangun Generasi yang Berdaya Saing
Unram berkomitmen untuk selalu berkontribusi positif terhadap pembangunan bangsa. Dengan menerapkan tema “Berdampak untuk Negeri,” universitas ini berupaya meningkatkan kemandirian pangan dan kualitas sumber daya manusia. Hal ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dalam era modern saat ini.
Dengan mengadakan berbagai kegiatan, Unram berusaha mensinergikan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang bukan hanya berpendidikan tinggi tetapi juga memahami dan bisa berkontribusi pada isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat.
Unram memandang pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal sebagai salah satu upaya mewujudkan kemandirian pangan. Dengan melaksanakan kegiatan seperti restorasi mangrove dan bakti sosial, universitas ini ingin menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.






















