www.tempoaktual.id – PIJAR pendidikan hadir berkat usaha gigih Ida Made Ayu Pidada, seorang guru dari Kota Mataram. Ia mengeluarkan buku berjudul “Langkah Baru Lebih Cepat Lancar Membaca” pada Agustus 2025, yang ditujukan untuk membantu guru dan orang tua dalam mengajarkan anak-anak membaca dengan cara yang sederhana.
Buku ini diperuntukkan bagi siswa di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) sederajat. Dalam karya ini, pembaca akan menemukan berbagai materi pembelajaran mulai dari pengenalan vokal, abjad, hingga latihan membaca kalimat sederhana yang dirancang dengan cermat.
Dayu Pidada, sapaan akrab Ida, menjelaskan bawa keunikan bukunya terletak pada cara penyampaikan penggabungan suku kata. “Kami menggunakan bahasa yang berbeda, yaitu menggabungkan Bahasa Sasak dan Bahasa Bali,” ujarnya, yang menunjukkan cara inovatif dalam mengajarkan membaca.
Pendidikan dan Perjalanan Karier Dayu Pidada yang Inspiratif
Dayu Pidada memulai perjalanan pendidikannya dengan menyelesaikan kuliah D2 di Universitas Mataram pada tahun 1991, mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Meskipun demikian, ia mengambil keputusan untuk bekerja di toko swalayan, menunda impiannya menjadi guru karena merasa tantangan di dunia pendidikan terlalu berat.
Kekecewaannya semakin dalam ketika ia tidak diangkat sebagai pegawai negeri walaupun telah mengikuti ujian dinas. “Saya tidak menyangka tantangan yang dihadapi sangat berat, dan itu membuat saya merasa putus asa,” ungkapnya tentang pengalamannya yang pahit itu.
Walau demikian, semangatnya untuk mengajar tidak pernah padam. Ia tetap mengabdi di sebuah sekolah di Mataram, meski tidak kunjung mendapatkan status sebagai pegawai negeri sipil. Hal ini membuatnya berpikir serius tentang masa depannya di dunia pendidikan.
Ketika merasa pendidikan yang dimilikinya belum cukup, Dayu memutuskan untuk melanjutkan studi S2 di Muhammadiyah Universitas. Ia berharap dengan gelar yang lebih tinggi, kesempatan untuk menjadi guru negeri akan semakin terbuka.
Kepedulian Terhadap Pendidikan di Masa Pandemi
Pendidikan menjadi lebih menantang saat pandemi Covid-19 melanda. Dayu Pidada menyadari betapa banyak siswa yang kesulitan membaca karena terbatasnya waktu belajar di kelas. Kondisi ini mendorongnya untuk lebih serius menulis, terutama tentang metode pengajaran bahasa.
Ketika pandemi menyebar, ia mulai menulis materi pendek sebagai upaya membantu siswa-siswanya yang kesulitan. “Awalnya hanya tulisan sederhana, tetapi saya tidak menyangka itu semua akan terkumpul menjadi sebuah buku,” ungkapnya.
Ia berharap tulisan-tulisannya dapat memberikan kontribusi positif bagi pendidikan. Dengan metode yang sederhana, siswa akan lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar membaca yang menjadi tantangan bagi sebagian besar mereka.
Dayu juga sangat menghargai bantuan dari rekan-rekannya, yang telah memberikan dukungan selama proses penulisan buku ini. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada anak Agung Sri Utari yang membantu menerbitkan bukunya dengan baik.
Menciptakan Buku yang Berguna bagi Pendidikan
Buku “Langkah Baru Lebih Cepat Lancar Membaca” tidak hanya sekadar kumpulan tulisan, tetapi merupakan karya yang berdasar pada pengalaman dan keinginan untuk memberdayakan siswa di Mataram. Dengan metode yang dipakai, ia berharap dapat menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan efektif untuk anak-anak.
Dayu berusaha menjelaskan berbagai konsep dasar membaca dengan cara yang menarik. “Kami menggunakan berbagai aktiviti sederhana yang akan membantu siswa berlatih tanpa merasa terbebani,” ujarnya. Ini adalah usaha Dayu untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia anak-anakku.
Karya ini dapat menjadi solusi bagi banyak guru dan orang tua yang mencari metode baru dalam mengajarkan membaca. Dengan kombinasi antara latihan praktis dan teori yang mudah dipahami, buku ini diharapkan dapat membantu siswa mengatasi kesulitan dalam membaca.
Dengan pengalaman yang panjang dan berbagai tantangan yang dihadapi, Dayu Pidada membuktikan bahwa setiap pencapaian membutuhkan bertahun-tahun kerja keras dan dedikasi. Buku ini pun menjadi salah satu langkah konkret untuk memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan, terutama di daerah Mataram.






















