www.tempoaktual.id – Pada hari Minggu, 28 Desember 2025, SMA Negeri 1 Pringgabaya menggelar event bertajuk Lomba Lintas Alam (LLA) ke-VII yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Pulau Lombok. Kegiatan tahunan ini mengambil tema “Langkah Bercerita, Alam Menyaksikan,” menandai komitmen sekolah dalam melestarikan lingkungan.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, H. Saiful Islam, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya acara ini dalam mengedukasi peserta tentang kelestarian alam dan keberagaman budaya di Lombok.
H. Saiful Islam juga menyoroti kehadiran peserta dari berbagai wilayah sebagai tanda suksesnya event ini. Ia menilai, meski kondisi alam sering berubah, semangat generasi muda dalam menjaga lingkungan tetap tinggi.
Peran Pendidikan dalam Kesadaran Lingkungan di Kalangan Generasi Muda
Pendidikan memainkan peranan penting dalam membentuk kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Hal ini tercermin dalam ajang LLA yang tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga pada edukasi lingkungan. Dengan melibatkan siswa, diharapkan mereka dapat memahami pentingnya merawat alam.
Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam, sehingga menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Momen ini menjadi penting, terutama di tengah maraknya bencana alam akibat kerusakan lingkungan.
Melalui pelatihan dan pengalaman, generasi muda diajarkan untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga keselarasan ekosistem. Ini adalah investasi masa depan, yang akan membentuk pola pikir mereka saat dewasa.
Antusiasme Peserta Selama Lomba Lintas Alam
Antusiasme para peserta LLA ke-VII sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang mencerminkan minat generasi muda terhadap kegiatan yang berorientasi pada alam. Mereka tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga untuk belajar dan bertukar pengalaman.
Pihak penyelenggara menciptakan suasana yang mendukung setiap peserta untuk memberikan yang terbaik. Penekanan pada sportivitas diharapkan dapat menghadirkan kompetisi yang sehat, di mana semua orang merasa terlibat dan termotivasi.
Dalam ajang ini, peserta tidak hanya bertemu dengan teman sebaya dari daerah lain, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan kolaboratif. Ini menjadi momen penting dalam membangun jaringan antar siswa di berbagai daerah.
Komitmen Sekolah dalam Pelestarian Lingkungan
Kepala SMA Negeri 1 Pringgabaya, H. Hasanuddin, menekankan bahwa kegiatan ini berfungsi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan. Dia meminta semua peserta untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan alam demi generasi mendatang.
H. Hasanuddin mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah mendorong perlunya tindakan nyata. Melalui pendidikan dan kegiatan seperti LLA, diharapkan para siswa dapat menjadi pelopor dalam gerakan lingkungan.
Komitmen ini dirasakan juga oleh semua yang terlibat, baik panitia maupun peserta, dalam menciptakan atmosfer yang positif dan mendukung keberlanjutan. Ini adalah langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih besar.
Pesan Moral dari Kegiatan Lomba Lintas Alam ke-VII
Setiap kegiatan dalam LLA ke-VII membawa pesan moral yang dalam. Melalui lomba ini, selain semangat kompetisi, ada nilai-nilai persahabatan dan saling menghormati yang diajarkan. Pesan-pesan tersebut akan terus diingat oleh para peserta dalam perjalanan hidup mereka.
Ketua Palasmansabaya, Riko, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjalin silaturahmi antar peserta. Hubungan tersebut sangat penting dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan di antara generasi muda.
Dengan mengedepankan kolaborasi, diharapkan para siswa bisa menyebarkan semangat cinta lingkungan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di masyarakat. Ini adalah hasil yang paling diharapkan dari LLA ke-VII, menciptakan generasi yang peduli dan aktif dalam menjaga alam.





















