www.tempoaktual.id – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah resmi ditutup pada Minggu, 5 Oktober 2025. Untuk tahun ini, kementerian pendidikan telah menginformasikan total pendaftar yang mencapai 3.308.069 siswa di seluruh Indonesia.
Di wilayah NTB, proses pendaftaran menunjukkan angka partisipasi yang cukup menarik. Dari jumlah calon peserta 39.091 siswa tingkat SMA, hanya 31.298 yang mendaftar, mencerminkan 80,06 persen dari keseluruhan.
Sementara itu, di jenjang Madrasah Aliyah (MA), partisipasi pendaftar mencapai 14.365 dari total 19.834 calon peserta, sehingga hanya 72,43 persen yang terdaftar. Ini menunjukkan terutama di MA, ada tantangan yang harus diatasi untuk meningkatkan jumlah pendaftar.
Analisis Jumlah Pendaftar TKA di NTB dan Perbandingannya dengan Provinsi Lain
Jika keseluruhan dijumlahkan, terdapat 58.925 siswa dari jenjang SMA dan MA, namun hanya 45.663 yang berpartisipasi dalam pendaftaran tes. Hal ini meninggalkan sekitar 13.262 siswa yang tidak mendaftar, menandakan potensi masalah dalam sosialisasi atau persiapan.
Meskipun partisipasi di NTB terbilang lumayan, jika dibandingkan dengan provinsi lain, seperti DIY, angka pendaftaran menunjukkan selisih yang cukup signifikan. DIY mencatat pendaftar terbaik dengan 20.466 siswa SMA, atau 99,21 persen keterlibatan.
Koordinator Teknis TKA, Lalu Aksa Suhendra juga mengamati bahwa hasil partisipasi di NTB masih sesuai harapan, dengan rata-rata pendaftaran diangka 82 persen untuk SMA/SMK/Paket C. Hal ini menjadi catatan penting untuk evaluasi di masa mendatang.
Pembahasan Tantangan dan Solusi untuk Peningkatan Angka Pendaftaran
Untuk siswa-siswa yang tidak mendaftar, Lalu Aksa menekankan perlunya arahan lebih lanjut dari pusat terkait kebijakan yang akan diterapkan. Ini menunjukkan bahwa adanya kebijakan yang masih membutuhkan perhatian untuk meningkatkan partisipasi.
“Kebijakan yang berhubungan dengan siswa yang tidak mendaftar ini ada di pihak kementerian, kami harap dapat segera mendapatkan informasi lebih lanjut,” ujarnya. Memastikan semua siswa mendapatkan informasi yang tepat mengenai pendaftaran sangat penting.
Jumlah yang tidak mendaftar menjadi potensi risiko bagi pendidikan di NTB, sehingga penanganan yang efektif diperlukan agar lebih banyak siswa terlibat di tahun mendatang. Edukasi mengenai pentingnya TKA menjadi kunci untuk menjembatani masalah ini.
Persiapan dan Langkah Selanjutnya Menuju Pelaksanaan TKA
Setelah fase pendaftaran berakhir, langkah selanjutnya bagi satuan pendidikan adalah melengkapi data penting melalui sistem TKA. Data tersebut sangat krusial untuk kelancaran penyelenggaraan tes yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November mendatang.
Beberapa jenis data yang perlu dilengkapi termasuk Daftar Nominasi Sementara (DNS), Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan foto peserta. Keteraturan dalam pengumpulan data ini akan sangat berdampak pada pelaksanaan tes.
Simulasi juga direncanakan untuk dilaksanakan pada tanggal 8-12 Oktober 2025, menggunakan data Dummy untuk menguji kesiapan infrastruktur TKA. Persiapan ini menjadi bukti bahwa pihak penyelenggara berupaya mengedepankan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan TKA.






















