www.tempoaktual.id – Pelantikan Fakhruddin sebagai anggota DPRD Provinsi NTB Pengganti Antar Waktu (PAW) menandai sebuah momen penting bagi daerah tersebut. Proses ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Mataram pada tanggal 12 Februari 2026, menegaskan komitmen legislatif dalam menjalankan tugasnya. Dengan pelantikan ini, diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat di Dapil NTB V yang meliputi Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.
Fakhruddin menggantikan posisi H. Asaat Abdullah, yang telah meninggal dunia. Sebagai anggota baru, ia diharapkan dapat melanjutkan kontribusi Asaat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Kehadiran anggota baru ini menjadi harapan bagi para pemilih untuk melihat realisasi program dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Proses Pelantikan yang Resmi dan Makna Sumpah Jabatan
Rapat paripurna pelantikan dipimpin oleh Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Ruapaeda, yang dengan tegas membimbing pengucapan sumpah jabatan Fakhruddin. Sumpah ini merupakan janji untuk melayani bangsa dan negara, serta menjaga Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Mengucapkan sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen untuk bertanggung jawab terhadap masyarakat.
Dalam sambutannya, Isvie menekankan pentingnya kesadaran dalam menjalani tugas sebagai wakil rakyat. Sumpah jabatan tersebut harus dipegang teguh, sehingga setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan kepentingan rakyat. Tanggung jawab tersebut tidak hanya bersifat hukum, tetapi juga moral, mengingat kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
Fakhruddin kemudian mengucapkan sumpah jabatan dengan disaksikan seluruh anggota DPRD. Dalam momen itu, ia berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Memiliki alat kelengkapan dewan yang memadai, ia diharapkan mampu menjalankan fungsinya dengan baik demi kesejahteraan masyarakat NTB.
Harapan dan Tugas Baru Bagi Anggota Dewan
Ketua DPRD, Hj. Baiq Isvie Ruapaeda, memberikan sambutan selamat kepada Fakhruddin di kesempatan yang sama. Ia menekankan bahwa DPRD NTB adalah representasi masyarakat. Dengan tugas dan kewajiban yang berat, anggota dewan diharapkan dapat menanggapi kompleksitas kebutuhan masyarakat saat ini.
Isvie menegaskan bahwa kualitas legislatif sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan daerah. Dalam situasi yang serba kompleks, DPRD perlu melaksanakan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan berkualitas tinggi. Keberhasilan ini, lanjutnya, harus didukung oleh kerja sama yang baik antara semua anggota DPRD.
Adanya anggota baru tentu membawa tantangan dan peluang baru dalam menjalankan amanah. Fakhruddin diharapkan segera menyesuaikan diri dengan fraksi dan komisi yang ada. Melalui pendekatan kolaboratif, diharapkan bisa mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan efektivitas kerja lembaga ini.
Menghargai Pengabdian Anggota Dewan Sebelumnya
Dalam suasana pelantikan, perhatian juga diarahkan kepada mantan anggota, H. Asaat Abdullah. Isvie menyampaikan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan selama dua periode masa tugasnya. Pengabdian Asaat dalam berbagai komisi sangat berarti untuk lembaga, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Memori dan kerja keras yang ditinggalkan oleh Asaat menjadi inspirasi bagi para anggota dewan yang baru. Dengan harapan yang tinggi, mereka dapat melanjutkan jejaknya dalam memajukan masyarakat. Selain itu, dukungan yang diberikan oleh konstituen selama ini adalah fondasi penting yang harus dijaga dan dilanjutkan.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang diwakili oleh Plt Sekda NTB, Lalu Muhammad Faozal, juga memberikan ucapan selamat kepada Fakhruddin. Faozal menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan dan pembangunan daerah.






















