• Latest
  • Trending
Ribuan Warga Mataram Berisiko Dihapus dari Data Penerima Bantuan Sosial DTKS

Ribuan Warga Mataram Berisiko Dihapus dari Data Penerima Bantuan Sosial DTKS

Kejari Lotim Terima Uang Pengganti Rp500 Juta dari Terdakwa Kasus Chromebook

Kejari Lotim Terima Uang Pengganti Rp500 Juta dari Terdakwa Kasus Chromebook

Ramadan Lebih Berkesan dengan Aplikasi Tersedia di MyTelkomsel

Ramadan Lebih Berkesan dengan Aplikasi Tersedia di MyTelkomsel

Ekas Buana Jadi Lokasi Pusat Riset Rumput Laut Dunia Didorong Pemerintah Pusat

Ekas Buana Jadi Lokasi Pusat Riset Rumput Laut Dunia Didorong Pemerintah Pusat

Mutasi dan Pelantikan Pejabat Eselon II Mataram Tertunda Proses Pertek Inspektur

Mutasi dan Pelantikan Pejabat Eselon II Mataram Tertunda Proses Pertek Inspektur

Penjaringan Dini Bacaleg Pemilu 2029 oleh NasDem NTB Dimulai

Penjaringan Dini Bacaleg Pemilu 2029 oleh NasDem NTB Dimulai

Puasa di Arab Saudi Mulai Rabu 18 Februari 2026

Puasa di Arab Saudi Mulai Rabu 18 Februari 2026

Donasi Truk untuk SMKN 3 Mataram dari Dunia Industri

Donasi Truk untuk SMKN 3 Mataram dari Dunia Industri

Proses Perbup Tentang Batas Desa Masih Berlangsung

Proses Perbup Tentang Batas Desa Masih Berlangsung

Perkuat Orkestrasi Pembangunan melalui Pertemuan Tingkat Tinggi Kepala Daerah NTB

Perkuat Orkestrasi Pembangunan melalui Pertemuan Tingkat Tinggi Kepala Daerah NTB

Program Desa BRILiaN 2026 Digenjot Kembali

Program Desa BRILiaN 2026 Digenjot Kembali

Calon Lulusan SMK Konstruksi Mengikuti Pembekalan Kompetensi Tambahan

Calon Lulusan SMK Konstruksi Mengikuti Pembekalan Kompetensi Tambahan

Bupati Lobar Berikan Bantuan ke Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem Saat Hari Libur

Bupati Lobar Berikan Bantuan ke Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem Saat Hari Libur

Retail
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Home
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ntb
  • Polhukam
No Result
View All Result
Tempoaktual.id
No Result
View All Result

Ribuan Warga Mataram Berisiko Dihapus dari Data Penerima Bantuan Sosial DTKS

Ribuan Warga Mataram Berisiko Dihapus dari Data Penerima Bantuan Sosial DTKS

BacaJuga

Anggaran Alun-Alun Kota Tanjung Diberikan Secara Bertahap

Anggaran Alun-Alun Kota Tanjung Diberikan Secara Bertahap

Forum Konsultasi Publik BPBL Lombok Bahas Standar Pelayanan 2025

Forum Konsultasi Publik BPBL Lombok Bahas Standar Pelayanan 2025

www.tempoaktual.id – Ribuan warga di Kota Mataram kini menghadapi ketidakpastian dalam menerima bantuan sosial (bansos) setelah terjadinya penghapusan data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Perubahan ini diakui oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Lalu Samsul Adnan, yang menjelaskan bahwa penghapusan tersebut adalah bagian dari proses validasi yang lebih besar yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

Menurut Lalu Samsul, walaupun dia telah mengetahui adanya penghapusan tersebut, dia belum mendapatkan rincian resmi mengenai jumlah dan identitas yang terdampak. Proses verifikasi telah dilakukan, namun hasilnya masih dalam rekapitulasi di level pusat oleh Badan Pusat Statistik, sehingga informasi terakhir belum bisa diakses oleh Dinsos Kota Mataram.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun data lengkap belum tersedia, ada kemungkinan besar sejumlah penerima bansos akan dihapus dari daftar. Kebijakan terbaru ini bertujuan untuk memberikan klasifikasi yang lebih jelas berdasarkan tingkat kesejahteraan, yang akan membedakan antara berbagai kelompok masyarakat.

Pentingnya Validasi Data dalam Penyediaan Bantuan Sosial

Pemerintah tengah berusaha keras untuk memastikan bahwa data yang digunakan dalam pemberian bantuan sosial adalah akurat dan mencerminkan kondisi riil masyarakat. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa 1,9 juta keluarga telah dikeluarkan dari data penerima manfaat setelah melalui verifikasi yang ketat. Ini menunjukkan sebuah langkah signifikan dalam perbaikan data sosial.

Dari total 20,3 juta keluarga yang sebelumnya terdata, kini hanya 16,5 juta yang dinyatakan layak menerima bantuan. Proses ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menghapus masyarakat yang sebenarnya tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, demi efisiensi dan keadilan dalam distribusi sumber daya.

Amalia juga menekankan pentingnya menghilangkan inclusion error, yaitu situasi di mana orang yang tidak berhak menerima bantuan masih terdaftar. Hal ini sangat krusial untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan efektif dalam membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.

Klasifikasi Kesejahteraan dan Dampaknya terhadap Penerima Bantuan

Kepala Dinsos Mataram menambahkan bahwa prioritas penerima bantuan sosial saat ini adalah mereka yang masuk dalam kategori desil 1, 2, dan 3. Sementara mereka yang berada pada desil 4 hanya akan mendapatkan bantuan jika memenuhi syarat atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ekonomi mereka. Ini adalah kebijakan yang lebih selektif untuk memastikan bantuan disalurkan dengan bijak.

Jumlah penerima manfaat dalam DTKS di Kota Mataram saat ini mencapai sekitar 193 ribu orang. Namun, Dinsos belum bisa memastikan berapa banyak yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 3, yang sangat penting untuk penelitian lebih lanjut.

Agar bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang memerlukan, pemahaman akan kategori desil ini menjadi sangat penting. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa desil 1 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, diikuti oleh desil 2 dan 3 yang juga termasuk dalam kategori miskin.

Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Akurasi Data Sosial

Pemerintah, melalui BPS, terus melakukan validasi menyeluruh terhadap data penerima bantuan. Dengan mengidentifikasi dan menghapus data yang tidak valid, diharapkan proses distribusi bantuan dapat berjalan lebih efisien dan efektif. Hal ini sangat penting mengingat keterbatasan anggaran pemerintah dalam menyediakan bantuan sosial.

Langkah ini juga diambil untuk mencegah terjadinya mismanagement dalam hal alokasi dana bantuan. Dengan pemisahan yang jelas antara kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang berbeda, alokasi dana dapat dilakukan dengan jauh lebih tepat.

Melalui implementasi pengklasifikasian yang ketat, pemerintah berharap dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam program bantuan sosial. Penerima manfaat yang sudah tidak berhak lagi dapat memastikan bahwa mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan akan mendapatkannya.

Previous Post

Ratusan Sopir Truk Datangi DPRD NTB, Protes Kebijakan ODOL

Next Post

Gebyar Milad Ke-45, Ummat Adakan Jalan Sehat dan Bazar Meriah

Rekomendasi

Keuntungan Besar Membeli Kendaraan bagi Pelaku Pariwisata di Jakarta

Keuntungan Besar Membeli Kendaraan bagi Pelaku Pariwisata di Jakarta

Dukungan Ombudsman NTB terhadap Pelaksanaan Program Lima Hari Sekolah

Dukungan Ombudsman NTB terhadap Pelaksanaan Program Lima Hari Sekolah

Dirjen Dikti dan Rektor Kunjungi Mahasiswa Penerima KIP-K untuk Keadilan Akses Pendidikan

Dirjen Dikti dan Rektor Kunjungi Mahasiswa Penerima KIP-K untuk Keadilan Akses Pendidikan

DPRD NTB Soroti Kinerja Lamban OPD dalam Pelaksanaan Program Fisik

DPRD NTB Soroti Kinerja Lamban OPD dalam Pelaksanaan Program Fisik

Mahasiswa PPL-KSM Internasional FAI Unisma Tunjukkan Konsistensi di Kancah Global

Mahasiswa PPL-KSM Internasional FAI Unisma Tunjukkan Konsistensi di Kancah Global

Calon Kepala SMA Sederajat Lulus Seleksi

Calon Kepala SMA Sederajat Lulus Seleksi

Kepemimpinan Pusat Hiburan Digital Terlengkap Indonesia di APOS 2025

Kepemimpinan Pusat Hiburan Digital Terlengkap Indonesia di APOS 2025

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekonomi
  • Ntb
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polhukam
Tempoaktual.id

© 2025 TempoAktual . Seluruh hak cipta dilindungi undang.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ntb
  • Polhukam

© 2025 TempoAktual . Seluruh hak cipta dilindungi undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?