www.tempoaktual.id – Suasana gembira dan haru mengisi Rinjani Ballroom Hotel Lombok Raya Mataram ketika Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar menggelar Pelantikan dan Sumpah Dokter ke-48. Acara ini merupakan suatu momen penting bagi 38 dokter baru yang siap menjalani karier mereka di dunia medis, menandai awal dari pengabdian yang penuh tantangan.
Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tamu kehormatan, termasuk pimpinan universitas dan para pejabat dari instansi kesehatan. Semua hadir untuk memberikan dukungan dan selamat kepada para dokter baru yang telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik.
Dalam suasana penuh rasa syukur, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui oleh para dokter baru. Para tamu undangan menyaksikan dengan haru, dan kebanggaan terasa mengisi ruang saat mereka mengucapkan sumpah, yang menjadi ikrar untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Momen Bersejarah bagi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar
Acaranya dibuka dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Kedokteran, yang mengungkapkan rasa syukur atas kelulusan para dokter baru. Menurutnya, lulusan kali ini merupakan bagian dari sejarah penting, di mana total dokter yang dihasilkan oleh fakultas telah mencapai 600 orang.
Lebih lanjut, Dekan juga menekankan kualitas dari para lulusan yang telah teruji dalam berbagai tantangan. Mereka tidak hanya dididik dalam ilmu kedokteran, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.
Dalam sambutannya, Dekan mengingatkan para dokter baru tentang pentingnya integritas dan komitmen untuk terus belajar. “Dunia kedokteran terus mengalami perubahan, dan kalian harus selalu siap untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut,” ujarnya.
Pentingnya Etika dan Integritas dalam Praktik Kedokteran
Dengan mengucapkan sumpah dokter, mereka sepakat untuk mengedepankan keselamatan pasien di atas segala kepentingan lainnya. Ini adalah janji Sakral yang harus mereka pegang teguh dalam setiap langkah karier mereka ke depan.
Perwakilan dokter baru turut memberikan sambutan yang menyentuh. Ia mengekspresikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung mereka, termasuk orang tua dan dosen. Semua kontribusi tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan menuju pencapaian ini.
Pengalaman bersama teman-teman sejawat selama masa pendidikan juga mengajarkan mereka tentang arti persahabatan dan kerja sama. “Kami siap untuk memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya penuh keyakinan.
Komitmen untuk Menjadi Dokter Berkarakter dan Berintegritas
Direktur Rumah Sakit Pendidikan Utama juga memberikan apresiasi terhadap para dokter baru. Ia menekankan bahwa gelar dokter bukan semata-mata tentang titel, tetapi merupakan suatu amanah yang harus dijalankan dengan senantiasa menjaga etika dan profesionalisme.
Beliau juga memuji peran orang tua yang telah berkorban untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga ke titik ini. “Keberhasilan kalian adalah kebanggaan bagi seluruh keluarga,” tambahnya.
Pembinaan karakter dianggap sangat penting oleh Yayasan yang mengelola fakultas ini. Mengingat betapa pentingnya nilai moral dalam dunia kedokteran, program pembinaan melalui asrama diharapkan dapat meningkatkan karakterisasi mahasiswa di tahun pertama.
Menyiapkan Dokter yang Adaptif dan Berdaya Saing dalam Era Modern
Dalam dunia kesehatan yang terus berkembang, adaptasi terhadap kemajuan teknologi juga menjadi sorotan dalam sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan. Ia menjelaskan bahwa era digital membawa banyak kemudahan dalam konsultasi kesehatan melalui platform telemedicine.
Generasi dokter baru perlu paham untuk memanfaatkan teknologi ini demi meningkatkan layanan kesehatan. “Inovasi seperti ini harus diintegrasikan dalam praktik sehari-hari kalian,” jelasnya dengan tegas.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah juga memberikan pesan motivasi kepada para dokter baru. Mereka diingatkan bahwa menjadi dokter adalah perjalanan panjang yang memerlukan pengabdian dan dedikasi untuk siap membantu masyarakat.
Acara diakhiri dengan momen penyematan PIN kepada para dokter baru, disertai dengan tepuk tangan yang menggema dari para tamu. Rasa haru dan semangat menyebar ke seluruh ruangan saat momen tersebut berlangsung.
Dengan suksesnya pelantikan dan sumpah ini, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar semakin meneguhkan komitmennya untuk mencetak dokter yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika dan berdedikasi pada masyarakat. Mereka diajak untuk membawa kebaikan di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai luhur yang selama ini dijunjung tinggi.






















