www.tempoaktual.id – Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-63, Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan civitas akademika dan masyarakat. Acara ini diadakan dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian sosial dan kesadaran akan pentingnya donor darah dalam menyelamatkan nyawa.
Kegiatan yang berlangsung pada 24 Oktober 2025 di Klinik Unram ini dimulai sejak pukul 08.00 Wita. Donor darah tidak hanya sebagai aksi sosial, tetapi juga sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama.
Ketua Tim Kerja Klinik Unram, Muhammad Serai, berharap kegiatan ini dapat menarik partisipasi yang lebih luas. Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan TNI dan Polri turut memperkaya acara ini, menandakan betapa pentingnya inisiatif ini bagi masyarakat.
“Kami menargetkan 100 orang untuk mendonorkan darah, dan hari ini sudah sekitar 50 orang yang hadir, termasuk anggota kepolisian. Dengan membuka acara untuk umum, kami berharap bisa membantu mereka yang sedang membutuhkan darah,” ujarnya.
Strategi dan Harapan dalam Kegiatan Donor Darah Universitas Mataram
Donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian acara Dies Natalis yang menyiratkan nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menciptakan kesadaran, tetapi juga untuk membangun kebiasaan baik di kalangan masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Unram ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan profesional dan efisien. Hal ini membuktikan bahwa universitas tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga perhatian pada masalah kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Dr. Ika Noviati Subandrio dari Klinik Unram mengemukakan rencana ke depan yang ambisius. Ia menyatakan bahwa pelayanan klinik akan terus ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan darah.
“Kami berencana menyediakan fasilitas donor darah yang lebih baik agar masyarakat tidak hanya menunggu acara khusus. Sumber daya yang terbatas sering menjadi kendala, tetapi kami terus berupaya untuk meningkatkan layanan kami,” jelas Dr. Ika.
Dengan pendekatan yang berkelanjutan, diharapkan bahwa kegiatan donor darah ini dapat menjadi bagian integral dari pelayanan kesehatan di daerah tersebut, sehingga masyarakat lebih mudah untuk berpartisipasi.
Kegiatan Donor Darah Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial
Donor darah tidak hanya sekadar tindakan medis, tetapi juga cerminan nilai kemanusiaan. Melalui aksi ini, Unram mengajak semua kalangan untuk saling berbagi dan memberikan harapan pada mereka yang mendesak membutuhkan transfusi darah.
Salah satu peserta donor, I Gede Yudiartawan, membagikan pengalamannya yang menginspirasi. “Ini adalah pengalaman kedelapan saya dalam donor darah, dan setiap kali saya merasa bangga dapat membantu sesama,” katanya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya donor darah semakin meningkat. Hal ini menciptakan semangat solidaritas yang dapat memainkan peran besar dalam membantu mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
Unram yang terus berkomitmen pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat menjadi pionir dalam mempromosikan kegiatan donor darah. Melalui program-program yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran ini bukan hanya akan bertahan tetapi juga berkembang.
Dengan langkah-langkah ini, Universitas Mataram menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi untuk mencetak lulusan yang berkualitas, tetapi juga untuk menciptakan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Peran Penting Palang Merah Indonesia dalam Kegiatan Sosial
Kolaborasi antara Unram dan Palang Merah Indonesia (PMI) adalah langkah penting dalam menyukseskan kegiatan donor darah. PMI memiliki pengalaman luas dalam mengelola kegiatan serupa yang berfokus pada keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, PMI bertanggung jawab terhadap proses pengumpulan darah, memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Keterlibatan PMI tidak hanya meningkatkan kredibilitas acara, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pendonor.
Dari segi pelayanan, PMI juga menyediakan tenaga kesehatan yang berpengalaman untuk memastikan proses donor berlangsung lancar. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat menghasilkan dampak positif yang lebih besar.
PMI akan terus mendukung Universitas Mataram untuk melakukan program kegiatan sosial lanjutan. Dengan demikian, kedepan diharapkan dapat mengadakan donor darah secara reguler, sehingga masyarakat dapat lebih mudah berpartisipasi dalam meningkatkan stok darah di daerah tersebut.
Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada acara donor darah, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan kesehatan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.






















