www.tempoaktual.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) akan menyelenggarakan karnaval budaya Siu Putri Mandalika dalam rangka merayakan Bau Nyale 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Februari 2026 di Pantai Kuta, dengan melibatkan sekitar 1.090 peserta dari kalangan perempuan, yang akan berparade bersama berbagai kesenian khas daerah.
Karnaval ini diharapkan dapat mengangkat kembali nilai-nilai budaya lokal sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat. Sejumlah elemen masyarakat akan berpartisipasi dalam acara ini, termasuk sekolah-sekolah negeri dan madrasah di wilayah Lombok Tengah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Loteng mengungkapkan bahwa total peserta yang terlibat dalam acara ini diperkirakan mencapai lebih dari 1.200 orang. Melalui kegiatan ini, mereka ingin mengenalkan keanekaragaman budaya Lombok kepada publik secara luas.
Persiapan Karnaval Budaya Siu Putri Mandalika di Lombok Tengah
Acara karnaval ini bukan hanya sekadar pawai, melainkan juga wahana untuk memperkenalkan budaya Lombok kepada khalayak luas. Setiap peserta dari berbagai kecamatan akan menunjukkan seni budaya yang unik dan beragam.
Untuk memeriahkan acara Bau Nyale, karnaval akan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah sekaligus menarik perhatian wisatawan yang datang.
Selain itu, karnaval juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Loteng. Dengan adanya partisipasi dari berbagai elemen, diharapkan acara ini dapat berlangsung meriah dan berkesan.
Rangkaian Acara Menyambut Perayaan Bau Nyale 2026
Persiapan untuk event Bau Nyale dimulai dengan event presean yang akan dilaksanakan di Pantai Kuta mulai 1 Februari 2026. Selama empat hari, masyarakat bisa menikmati pertunjukan seni yang menghibur serta memperkenalkan budaya setempat.
Puncak acara Bau Nyale akan berlangsung di Pantai Seger, dan dijadwalkan akan diisi oleh penampilan band nasional dan artis lokal. Acara ini diharapkan dapat menarik pengunjung dari berbagai daerah, baik lokal maupun wisatawan.
Penyelenggaraan acara di pantai memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan acara tersebut dengan suka cita. Selain itu, mereka juga akan memperlihatkan keramahtamahan budaya Lombok yang terkenal.
Bhayangkara Riding Day sebagai Daya Tarik Lain dalam Bau Nyale
Dalam rangka menyemarakkan Bau Nyale, Polres Loteng juga akan mengadakan Bhayangkara Riding Day pada tanggal 7 Februari 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas motor.
Riding Day ini akan diikuti oleh ribuan anggota komunitas otomotif serta selebgram terkenal, menciptakan suasana yang lebih berwarna. Kegiatan dimulai dengan touring dari eks Bandara Selaparang menuju kawasan The Mandalika.
Selain sebagai ajang berkumpul, Bhayangkara Riding Day juga memiliki misi sosial, dengan menggalang donasi bagi korban bencana alam. Ini menunjukkan bahwa acara tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.






















