• Latest
  • Trending
Denda Rp12 Miliar Untuk Dugaan Persekongkolan Tender Air Bersih di Lombok Utara

Denda Rp12 Miliar Untuk Dugaan Persekongkolan Tender Air Bersih di Lombok Utara

Kejari Lotim Terima Uang Pengganti Rp500 Juta dari Terdakwa Kasus Chromebook

Kejari Lotim Terima Uang Pengganti Rp500 Juta dari Terdakwa Kasus Chromebook

Ramadan Lebih Berkesan dengan Aplikasi Tersedia di MyTelkomsel

Ramadan Lebih Berkesan dengan Aplikasi Tersedia di MyTelkomsel

Ekas Buana Jadi Lokasi Pusat Riset Rumput Laut Dunia Didorong Pemerintah Pusat

Ekas Buana Jadi Lokasi Pusat Riset Rumput Laut Dunia Didorong Pemerintah Pusat

Mutasi dan Pelantikan Pejabat Eselon II Mataram Tertunda Proses Pertek Inspektur

Mutasi dan Pelantikan Pejabat Eselon II Mataram Tertunda Proses Pertek Inspektur

Penjaringan Dini Bacaleg Pemilu 2029 oleh NasDem NTB Dimulai

Penjaringan Dini Bacaleg Pemilu 2029 oleh NasDem NTB Dimulai

Puasa di Arab Saudi Mulai Rabu 18 Februari 2026

Puasa di Arab Saudi Mulai Rabu 18 Februari 2026

Donasi Truk untuk SMKN 3 Mataram dari Dunia Industri

Donasi Truk untuk SMKN 3 Mataram dari Dunia Industri

Proses Perbup Tentang Batas Desa Masih Berlangsung

Proses Perbup Tentang Batas Desa Masih Berlangsung

Perkuat Orkestrasi Pembangunan melalui Pertemuan Tingkat Tinggi Kepala Daerah NTB

Perkuat Orkestrasi Pembangunan melalui Pertemuan Tingkat Tinggi Kepala Daerah NTB

Program Desa BRILiaN 2026 Digenjot Kembali

Program Desa BRILiaN 2026 Digenjot Kembali

Calon Lulusan SMK Konstruksi Mengikuti Pembekalan Kompetensi Tambahan

Calon Lulusan SMK Konstruksi Mengikuti Pembekalan Kompetensi Tambahan

Bupati Lobar Berikan Bantuan ke Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem Saat Hari Libur

Bupati Lobar Berikan Bantuan ke Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem Saat Hari Libur

Retail
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Home
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ntb
  • Polhukam
No Result
View All Result
Tempoaktual.id
No Result
View All Result

Denda Rp12 Miliar Untuk Dugaan Persekongkolan Tender Air Bersih di Lombok Utara

Denda Rp12 Miliar Untuk Dugaan Persekongkolan Tender Air Bersih di Lombok Utara

BacaJuga

Mendikdasmen Minta Perbaikan Dapodik di NTB

Mendikdasmen Minta Perbaikan Dapodik di NTB

Pembangunan Venue MTQ NTB Selesai Dengan Biaya Rp 22 Miliar

Pembangunan Venue MTQ NTB Selesai Dengan Biaya Rp 22 Miliar

www.tempoaktual.id – Pada tanggal 30 Juni 2025, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menetapkan sanksi terhadap dua pelaku usaha yang terlibat dalam persekongkolan pengadaan air bersih di Kabupaten Lombok Utara. Total denda yang dijatuhkan mencapai Rp12 miliar, mencerminkan keseriusan KPPU dalam menegakkan hukum perlindungan persaingan usaha.

Pelanggaran ini terungkap lewat laporan masyarakat mengenai dugaan adanya kolusi dalam tender yang diadakan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Amerta Dayan Gunung. Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Rhido Jusmadi dan dua anggota, M. Fanshurullah Asa serta Moh. Noor Rofieq, memutuskan bahwa tindakan kedua perusahaan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tapi juga merugikan banyak pihak.

Proses hukum ini berawal dari pelaksanaan Tender Pengadaan Badan Usaha Penyedia Air Bersih menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk tahun anggaran 2017. Keberadaan skema prakarsa badan usaha dalam tender ini menggugah perhatian KPPU, yang kemudian melakukan investigasi lebih mendalam mengenai keabsahan dan transparansi proses tersebut.

Penetapan Sanksi dan Dasar Hukum KPPU dalam Kasus Ini

Dalam putusan KPPU, Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung sebagai Terlapor I dikenakan denda Rp8 miliar. PT Tiara Cipta Nirwana sebagai Terlapor II harus membayar denda sebesar Rp4 miliar. Penjatuhan sanksi ini menjadi bentuk tekanan untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang persaingan usaha.

KPPU menilai bahwa kedua perusahaan tersebut melakukan kolusi dalam menetapkan pemenang tender, sekaligus mengakibatkan berkurangnya partisipasi pelaku usaha lain dalam proses tender. Hal ini bertentangan dengan ketentuan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Melalui beberapa sesi persidangan, Majelis Komisi menemukan bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa tindakan kedua terlapor merusak iklim persaingan yang sehat serta tidak mengikuti prosedur perizinan yang benar. Ini menciptakan kerugian yang signifikan bagi komunitas usaha yang ingin berpartisipasi dalam tender tersebut.

Pelanggaran dan Praktik Tidak Sehat dalam Tender

Dalam investigasi tersebut, KPPU mengidentifikasi beberapa praktik tidak sehat yang dilakukan oleh kedua perusahaan. Salah satunya adalah pengaturan pemenang tender yang secara eksplisit memberikan keuntungan kepada PT Tiara Cipta Nirwana sebagai pemrakarsa. Ini membatasi peluang pelaku usaha lain untuk bersaing secara adil.

Proses pengadaan ini dilaksanakan tanpa mengikuti ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 dan Peraturan Kepala LKPP Nomor 19 Tahun 2015. Pelanggaran tersebut jelas menunjukkan bahwa kedua terlapor tidak memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses tender.

KPPU juga menemukan bahwa cara kerja sama yang dilakukan oleh kedua terlapor menciptakan peluang bagi pelaku usaha tertentu, sehingga merugikan perekonomian lokal dan upaya untuk memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Akibat dari skandal ini, masyarakat merasa dirugikan, dan kepercayaan terhadap institusi publik pun menjadi berkurang.

Pentingnya Penegakan Hukum dalam Pengadaan Publik

Penyelesaian perkara ini mengingatkan kita bahwa penegakan hukum dalam pengadaan publik sangatlah penting. Keberadaan regulasi yang ketat bertujuan untuk menjamin persaingan yang sehat dan transparan dalam proses pengadaan barang dan jasa publik. Tanpa adanya pengawasan yang baik, kemungkinan terjadinya praktik korupsi dan kolusi akan semakin tinggi.

Dalam hal ini, KPPU menunjukkan komitmen untuk melindungi kepentingan publik dan mendorong praktik bisnis yang etis. Keputusan ini bisa menjadi contoh bagi instansi lain untuk lebih waspada terhadap praktik-praktik yang merugikan dan bersikap proaktif dalam memberantas korupsi.

Lebih jauh lagi, KPPU memberikan rekomendasi kepada Bupati Lombok Utara untuk menuntaskan permasalahan perizinan dan administrasi teknis. Ini bertujuan agar pengadaan di masa depan bisa dilaksanakan dengan cara yang lebih transparan dan akuntabel demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Previous Post

Polres Libatkan Mabes Polri Atasi Kasus Tambang Emas Ilegal di Sekotong

Next Post

Kuota Belum Terpenuhi, SMAN 11 Mataram Menunggu Tambahan dari Sekolah Lain

Rekomendasi

Hotel Lombok Salurkan Hewan Qurban ke Masjid di Mataram

Hotel Lombok Salurkan Hewan Qurban ke Masjid di Mataram

Tingkatkan Minat Baca Melalui Kualitas Perpustakaan yang Baik

Tingkatkan Minat Baca Melalui Kualitas Perpustakaan yang Baik

Balai Pendidikan dan Tenaga Kependidikan NTB 2025

Balai Pendidikan dan Tenaga Kependidikan NTB 2025

Pengadilan Tinggi Naikkan Vonis Mantan Bupati Lobar Menjadi 9 Tahun

Pengadilan Tinggi Naikkan Vonis Mantan Bupati Lobar Menjadi 9 Tahun

DPP PBB Menunjuk Nadirah Sebagai Ketua DPW NTB Masa Bakti 2025 hingga 2030

DPP PBB Menunjuk Nadirah Sebagai Ketua DPW NTB Masa Bakti 2025 hingga 2030

SK Kepengurusan Diterima, Sekjen Sebut Pelayanan Kemenkum Sangat Cepat

SK Kepengurusan Diterima, Sekjen Sebut Pelayanan Kemenkum Sangat Cepat

PKS NTB Distribusikan 94800 Paket Daging Kurban

PKS NTB Distribusikan 94800 Paket Daging Kurban

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekonomi
  • Ntb
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Polhukam
Tempoaktual.id

© 2025 TempoAktual . Seluruh hak cipta dilindungi undang.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ntb
  • Polhukam

© 2025 TempoAktual . Seluruh hak cipta dilindungi undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?