www.tempoaktual.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, baru-baru ini menghadiri acara Rapat Terbuka Senat Universitas Samawa (Unsa) untuk merayakan Wisuda Angkatan XXII. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Unsa Sumbawa Besar dan dihadiri oleh 527 wisudawan serta wisudawati yang menunjukkan keberagaman dalam latar belakang akademik dan profesional.
Dalam pidatonya, Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan serta menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, tetapi justru awal dari tantangan baru. Ia mengajak mereka untuk bersiap menghadapi dunia nyata dengan ketangguhan, kejujuran, dan kerja keras, karena ukuran seorang sarjana tidak hanya dinilai dari pekerjaannya, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
Iqbal juga mengingatkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang banyak memberi manfaat bagi orang lain. Pesan ini disampaikan di hadapan para wisudawan yang penuh harapan dan impian untuk masa depan. Seiring dengan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat, terutama antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Pentingnya Pembangunan Kesehatan di Pulau Sumbawa
Dalam pidatonya, Gubernur Iqbal menekankan bahwa Pulau Sumbawa harus mendapatkan porsi pembangunan yang setara dengan Lombok. Dia menyatakan bahwa selama ia menjabat, program-program pembangunan lebih dikhususkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Pulau Sumbawa yang merupakan masyarakat yang berhak mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik.
Salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah meningkatnya status RSUD Provinsi Manambai Abdulkadir dari tipe C menjadi tipe B. Langkah ini diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik dan menangani kasus medis serius yang terjadi di daerah tersebut. Iqbal juga menjelaskan bahwa dukungan dari Kementerian Kesehatan sudah dijalin untuk memperkuat fasilitas kesehatan di Sumbawa.
Dia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari keseriusan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, sehingga masyarakat Sumbawa bisa merasakan manfaat langsung dari kebijakan yang diambil. Komitmen ini menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan berbasis kesehatan di wilayah tersebut.
Transformasi Universitas Samawa Menuju Universitas Negeri
Dalam acara tersebut, Rektor Universitas Samawa, Prof. Saifuddin Iskandar Itini, mencanangkan aspirasi agar Unsa dapat bertransformasi menjadi Universitas Negeri Sumbawa. Ia juga mengusulkan agar Fakultas Kedokteran pertama dibuka di Pulau Sumbawa untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kedokteran yang semakin mendesak di daerah tersebut.
Gubernur Iqbal menanggapi positif usulan tersebut dengan memberi dukungan penuh. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu mewujudkan visi tersebut selama masa jabatannya. Pendekatan ini sejalan dengan keinginan untuk menghadirkan pusat pendidikan tinggi berkualitas yang bisa memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat Sumbawa.
Iqbald juga menyoroti pentingnya menjangkau sektor kesehatan melalui pendidikan tinggi, yang diharapkan dapat melahirkan tenaga medis yang berkualitas. Langkah ini akan memperkuat akses layanan kesehatan di daerah ini, serta menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menuju Keadilan Pembangunan di Nusa Tenggara Barat
Selama acara wisuda, Gubernur menekankan bahwa pembangunan di Nusa Tenggara Barat tidak boleh lagi terpusat di Pulau Lombok. Keadilan pembangunan harus menjadi prinsip yang mengedepankan kesempatan yang sama bagi setiap wilayah. Dia menegaskan bahwa Lombok dan Sumbawa harus maju bersama, saling mendukung untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.
Dalam pernyataannya, ia menyerukan kolaborasi antarwilayah untuk menciptakan sinergi yang mempercepat pembangunan. Dia berharap strategi ini dapat mendorong semua pihak untuk bersatu dalam upaya mengembangkan Sumbawa dan memastikan bahwa semua warga mendapatkan akses setara terhadap layanan, baik pendidikan maupun kesehatan.
Gubernur Iqbal menegaskan bahwa semua program kerja harus didesain sedemikian rupa agar masyarakat di berbagai wilayah merasakan dampaknya, terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan. Dengan hadirnya lebih banyak institusi pendidikan dan kesehatan, diharapkan masyarakat punya peluang yang lebih luas untuk berkembang.
Acara wisuda Unsa tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan pencapaian para lulusan, tetapi juga representasi komitmen nyata Pemerintah Provinsi NTB dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di Sumbawa. Gubernur berharap agar langkah ini dapat meninggalkan jejak positif dalam sejarah pembangunan daerah dan menjadi bagian dari evolusi yang menguntungkan masyarakat Sumbawa di masa depan.






















