www.tempoaktual.id – Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, mengajak masyarakat di sekitar Gunung Rinjani untuk mendukung inisiatif Go Rinjani Zero Waste 2025. Keindahan Rinjani sebagai salah satu gunung api tertinggi di Indonesia sangat tergantung pada kebersihan dan kelestariannya yang hanya dapat dijaga dengan partisipasi aktif dari masyarakat lokal.
Dalam kegiatan Reses di Sembalun, Isvie menekankan bahwa status Rinjani sebagai destinasi unggulan pariwisata NTB harus dilindungi. Tanpa dukungan masyarakat, usaha untuk menjaga kebersihan kawasan ini akan sangat sulit dilakukan.
Isvie menegaskan pentingnya gerakan kolektif dalam kampanye Go Rinjani Zero Waste, yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari komunitas pendaki, pengelola taman nasional, hingga masyarakat yang berdampingan dengan kawasan konservasi, semua diharapkan berkontribusi dalam menjaga Rinjani.
Urgensi Kebersihan untuk Keberlangsungan Rinjani sebagai Destinasi Wisata
Sinergi antar berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan perubahan nyata dalam pola pikir dan kebiasaan pendaki. Sayangnya, sampah plastik dan limbah dari aktivitas pendakian masih menjadi persoalan serius yang mengancam citra pariwisata NTB.
Data dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menunjukkan bahwa setiap musim ramai, ratusan kilogram sampah diangkut dari jalur pendakian. Jenis sampah ini bervariasi, mulai dari botol plastik hingga kemasan makanan yang sering ditinggalkan pendaki.
Isvie siap mendukung kebutuhan masyarakat Sembalun, khususnya ibu-ibu, melalui bantuan modal usaha dan perbaikan infrastruktur. Namun, ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan Rinjani dari sampah.
Pesona Alam Gunung Rinjani yang Tak Terlupakan
Gunung Rinjani, dengan ketinggian 3.726 mdpl, memiliki keindahan yang luar biasa dan menjadi magnet bagi wisatawan. Daya tariknya mencakup Danau Segara Anak dan padang savana yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mengunjunginya.
Namun, kehadiran tumpukan sampah bisa merusak pesona yang ada. Kawasan Rinjani juga berfungsi sebagai daerah tangkapan air yang sangat penting dan merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna endemik.
Karena itu, masyarakat lokal harus berperan sebagai penjaga kawasan ini. Program pengembangan ekowisata dan konservasi bebas sampah harus dipastikan berjalan dengan baik, menciptakan kesadaran untuk menjaga keindahan alam Rinjani.
Menjaga Keberlanjutan Melalui Aksi Kolektif
Menjaga keberlanjutan Gunung Rinjani bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan harus melibatkan semua elemen masyarakat. Kesadaran dan aksi kolektif sangat penting dalam menjamin keberlangsungan ekosistem di kawasan ini.
Kampanye Go Rinjani Zero Waste bukan sekadar slogan, tetapi harus diterapkan dalam tindakan sehari-hari. Dengan mengubah kebiasaan salah satu individu, kita dapat membuat dampak positif yang lebih besar untuk lingkungan.
Pentingnya pendidikan tentang pengelolaan sampah kepada pendaki dan pengunjung juga tidak boleh diabaikan. Melalui pemahaman yang tepat, setiap orang diharapkan dapat bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan selama berada di kawasan Rinjani.






















