www.tempoaktual.id – Pemilihan rektor di Universitas Mataram (Unram) menjadi sorotan publik, terutama dengan ditetapkannya lima bakal calon yang resmi diumumkan pada rapat senat khusus. Proses ini dianggap krusial karena akan menentukan arah dan kebijakan pendidikan di universitas tersebut untuk masa mendatang.
Sekretaris Senat Unram, Dr. Muhaimin, S.H., M.Hum., memaparkan bahwa tahapan pemilihan telah berjalan dengan baik sejak pendaftaran dibuka. Dari tujuh pendaftar yang mendaftar, hanya lima calon yang memenuhi kriteria dan syarat yang ditentukan oleh panitia.
Muhaimin menjelaskan, “Proses pemilihan ini telah berjalan tanpa hambatan signifikan dan harapan kami semua dapat berpartisipasi mendukung rektor terpilih kelak.” Ia juga menambahkan bahwa penetapan bakal calon ini mencerminkan ketelitian dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada.
Proses Pemilihan Rektor Unram yang Transparan dan Terbuka
Selanjutnya, kegiatan sosialisasi bakal calon rektor akan digelar, diikuti dengan penyampaian visi, misi, serta program kerja oleh para calon. Hal ini bertujuan agar seluruh civitas akademika dapat memahami tujuan dan harapan para calon pemimpin universitas.
Muhaimin menegaskan bahwa penilaian dan penyaringan tahap awal akan berlangsung dalam waktu yang telah ditentukan. “Kami mengharapkan proses ini dapat berlangsung dengan baik sehingga mendapatkan tiga calon yang terbaik untuk diajukan kepada Kementerian Pendidikan,” ujarnya.
Pengundian nomor urut untuk tiga calon yang terpilih akan dilakukan dalam rapat tertutup. Kegiatan ini memastikan bahwa setiap langkah dalam pemilihan rektor dilaksanakan dengan penuh integritas dan privasi.
Lebih lanjut, pemilihan tahap kedua yang melibatkan Menteri atau perwakilannya juga akan memberikan legitimasi yang lebih kuat kepada rektor terpilih. Dengan demikian, harapan akan tercapainya sinergi antara pihak universitas dan kementerian tetap terjaga.
Pentingnya Independensi Panitia dalam Proses Pemilihan
Muhaimin menekankan bahwa panitia pemilihan berkomitmen untuk menjaga independensi, netralitas, dan profesionalisme. Ini menjadi jaminan bahwa proses pemilihan tidak akan dipengaruhi oleh kepentingan pihak mana pun.
Seluruh tahapan pemilihan akan didokumentasikan dalam bentuk berita acara resmi, mencakup setiap aktivitas dari pendaftaran hingga pengumuman hasil akhir.
Walaupun bukan lembaga pemilihan umum, tanggung jawab panitia tetap harus dijunjung tinggi agar semua langkah dalam pemilihan sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
Menjawab Kekhawatiran soal Intervensi dalam Pemilihan
Muhaimin secara tegas menjawab kekhawatiran publik mengenai kemungkinan adanya intervensi eksternal dalam pemilihan rektor. Ia percaya bahwa anggota senat adalah individu berkualitas yang tidak akan mudah terpengaruh oleh pihak luar.
“Hak suara anggota senat sepenuhnya independen, di mana mereka sudah menyelesaikan tugas akademik dan administratif tanpa adanya pengaruh dari luar. Ini sangat penting untuk menjaga integritas pemilihan,” ujarnya.
Iapun menekankan bahwa setiap individu yang ingin mendaftar sebagai calon rektor harus diperlakukan sama tanpa memandang latar belakang. Ini adalah prinsip dasar yang harus dijunjung selama proses pemilihan berlangsung.
Ketentuan Pendaftaran dan Proses Hukum yang Tidak Menghalangi
Salah satu isu yang mencuat adalah terkait calon yang sedang menghadapi proses hukum. Muhaimin menjelaskan bahwa proses tersebut tidak menjadi alasan untuk melarang seseorang mendaftar.
“Selama tidak ada putusan hukum yang tetap, setiap calon berhak untuk mendaftar. Namun, syarat administrasi menjadi penentu kelayakan mereka dalam pemilihan ini,” tegasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Universitas Mataram berupaya untuk menjalankan aturan secara adil tanpa merugikan hak calon.
Harapan Masa Depan untuk Rektor yang Terpilih di Unram
Di akhir wawancara, Muhaimin memberikan harapan untuk rektor yang terpilih. Ia berharap bahwa pemimpin baru mampu membawa Unram ke arah yang lebih baik dengan mempertahankan prestasi yang telah diraih.
“Harapan kami, rektor yang baru dapat terus menciptakan keharmonisan di lingkungan kampus serta memajukan Unram seperti yang telah dicapai hingga saat ini,” ujarnya.
Dengan berbagai prestasi yang telah diraih, termasuk peningkatan jumlah guru besar dan akreditasi yang baik, hal ini bisa jadi modal untuk rektor berikutnya untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi universitas.






















