www.tempoaktual.id – Universitas Mataram baru-baru ini menggelar wisuda dengan jumlah lulusan mencapai 2.328 orang dari berbagai jenjang pendidikan. Di antara mereka, ada kisah inspiratif dari seorang mahasiswi bernama Nina Triana yang berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dalam waktu singkat.
Nina, yang merupakan lulusan program doktoral dari Fakultas Hukum Universitas Mataram, menyelesaikan studinya dalam waktu dua tahun sepuluh bulan. Disertasi yang ditulisnya berjudul “Konstruksi Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Pekerja Rentan sebagai Pemenuhan Hak Fundamental”.
Prestasi yang diraihnya tidak main-main, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, Nina pun meraih predikat cumlaude. Namun, baginya, tulisan ini adalah sebuah kontribusi yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang belum terlindungi.
Kisah Inspiratif di Balik Gelar Doktor yang Diraih
Bagi Nina, disertasinya bukan sekadar karya ilmiah, melainkan sebuah upaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, khususnya segmen yang paling rentan, seperti petani dan nelayan. Dia berharap karya ini dapat menyentuh kehidupan masyarakat yang kurang beruntung dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Posisi Nina sebagai Kepala Bidang Ketransmigrasian pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB memberikan warna lain dalam perjuangannya. Tanggung jawab ini sering kali membuatnya dihadapkan pada bentrokan jadwal antara pekerjaan dan kuliah, yang sering mengharuskannya untuk bergegas dari satu tempat ke tempat lain.
Dalam sebuah kesempatan, Nina berbagi pengalamannya menghadapi jadwal yang padat antara pertemuan pemerintahan dan kuliah. Dia menegaskan pentingnya kehadiran dalam kelas, bukan sekadar menandai absen. Kegiatan kuliah dianggapnya sebagai sebuah kewajiban yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Tantangan Menjadi Dosen Sambil Belajar
Selain berprofesi sebagai pegawai pemerintah, Nina juga aktif sebagai dosen praktisi di mata kuliah Hukum Ketenagakerjaan. Dalam seminggu, ia mengajar dua kali, menyebarkan pengetahuan dan pengalamannya kepada mahasiswa lainnya.
Menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kuliah, dan mengajar bukanlah hal yang mudah, namun Nina melaluinya dengan penuh semangat. Dia percaya bahwa pendidikan bukan sekadar tentang mendapatkan gelar, melainkan suatu kebutuhan untuk menjadikan diri lebih baik.
Sejak semester pertama, Nina telah bertekad untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang tertinggi. Meskipun kemajuan itu tidak mudah dicapai, dia meyakini bahwa hasil usaha yang gigih dan diimbangi dengan ketekunan akan membuahkan hasil yang memuaskan.
Pesan untuk Mahasiswa dan Generasi Muda
Keberhasilan Nina tidak semata-mata karena faktor akademis, tetapi juga karena semangatnya untuk terus belajar dan berjuang meskipun dengan berbagai rintangan. Dia berharap pesannya dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tidak menyerah dan terus berusaha dalam mencapai cita-cita.
Nina mendorong mahasiswa agar mengikuti arahan dosen dengan seksama, meskipun terkadang mereka memiliki pendapat berbeda. Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada kemauan untuk mendengarkan dan belajar dari yang lebih berpengalaman.
Akhirnya, Nina juga ingin agar mahasiswa yang baru saja lulus segera mendapat pekerjaan yang layak, mengingat tantangan dalam mencari pekerjaan saat ini cukup berat. Harapannya adalah agar semua lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.






















