www.tempoaktual.id – Setelah mengalami kerusakan parah akibat insiden pembakaran yang terjadi pada 30 Agustus 2025, gedung DPRD NTB kini harus dibangun kembali. Proses pembangunan ini direncanakan akan berlangsung mulai tahun 2026 mendatang.
Dengan tujuan untuk menciptakan ruang yang lebih representatif bagi para wakil rakyat, pemerintah tengah mendesain ulang gedung tersebut. Ini bukan hanya soal pemulihan fisik, tetapi juga tentang menciptakan tempat yang lebih nyaman untuk menjalankan fungsi legislasi.
Pihak Kementerian Pekerjaan Umum kini sedang merancang detail perencanaan pembangunan gedung tersebut. Dalam waktu dekat, tahapan konstruksi diharapkan dapat segera dimulai untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.
Pentingnya Perencanaan yang Matang dalam Pembangunan Gedung
Pernyataan Sekretaris DPRD NTB, Hendra Saputra, menegaskan bahwa pengajuan penghapusan aset ke Badan Keuangan dan Aset Daerah sudah dilakukan. Proses administrasi ini harus dilalui sebelum gedung yang lama dihancurkan untuk mendukung pembangunan baru.
Kementerian PU pun telah menunjukkan langkah progresif menuju realisasi proyek tersebut. Dengan terlibatnya pengguna gedung dalam perencanaan, diharapkan kebutuhan nyata dapat terpenuhi dengan baik.
Hendra menjelaskan bahwa desain konstruksi gedung baru akan dirancang tahan gempa dengan kapasitas hingga 9,8 magnitudo. Ini adalah langkah penting, mengingat NTB adalah wilayah yang rawan mengalami gempa bumi.
Desain Konstruksi yang Berdampak Positif untuk Masyarakat
Struktur gedung yang lebih kuat akan mencakup tambahan pilar beton untuk meningkatkan ketahanannya. Hal ini tidak hanya demi keamanan para pegawai, tetapi juga untuk memberikan contoh baik bagi pembangunan infrastruktur di daerah rentan.
Sebagai langkah awal, Hendra menyatakan bahwa proses Detail Engineering Design (DED) akan segera dilakukan. Setelah itu, tahapan lelang akan menyusul untuk menemukan kontraktor yang tepat untuk melaksanakan proyek ini.
Ketepatan waktu dan kualitas proyek sangat penting. Diharapkan, konstruksi gedung baru bisa dimulai pada pertengahan tahun 2026 agar dapat segera berguna bagi masyarakat NTB.
Masukan Penting dari Anggota Dewan untuk Perencanaan
Hendra juga menyampaikan bahwa ada beberapa masukan dari anggota dewan terkait desain gedung baru. Salah satu ide yang diusulkan adalah adanya ruang khusus untuk menampung aspirasi dari masyarakat luas.
Ruang ini dianggap penting untuk memastikan setiap kelompok masyarakat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan nyaman dan memadai. Representasi suara masyarakat diharapkan lebih terjamin dengan adanya ruang tersebut.
Selain itu, dengan desain baru, setiap anggota DPRD direncanakan akan memiliki ruang kerja sendiri. Hal ini akan membantu para wakil rakyat untuk lebih fokus dan efisien dalam menjalankan fungsinya.






















