www.tempoaktual.id – Pada tanggal enam Februari 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra di Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan ulang tahun yang ke-18. Acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal serta membangun semangat kader dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
Ketua DPD Gerindra NTB, Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan bahwa tahun ini perayaan HUT Gerindra dikemas dengan cara yang berbeda. Sesuai instruksi DPP, struktur partai di semua tingkatan diminta untuk melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk keprihatinan atas bencana yang melanda bangsa.
Pathul menjelaskan, instruksi ini menekankan bahwa perayaan tidak boleh bersifat hura-hura, melainkan lebih fokus pada manfaat bagi masyarakat. Sebuah langkah penting agar Gerindra semakin dicintai oleh warga.
“Kami harus kompak menjalankan instruksi ini. Dalam kondisi bencana, sangat penting bagi kita untuk bergerak bersama memberikan dampak bagi masyarakat,”ujar Pathul. Dalam konteks ini, semangat pengabdian menjadi kunci utama dalam perayaan ini.
HUT ke-18 ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan semata, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal partai. Menyongsong agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029, Gerindra NTB menegaskan fokus pada langkah-langkah nyata.
Membangun Soliditas Internal untuk Masa Depan Politik
Kegiatan sosial yang dilakukan selama perayaan HUT ini seperti bersih-bersih pantai dan bakti sosial, merupakan bentuk nyata kepedulian. Dengan mengadakan berbagai kegiatan tersebut, partai berharap dapat membangun kedekatan dengan masyarakat di sekitar.
Pathul menekankan bahwa saat ini, Gerindra NTB sedang dalam proses membangun kekompakan di antara kader. Dia mengingatkan bahwa tidak ada gunanya berbicara mengenai target secara berlebihan jika internal partai belum solid.
Bersikap realistis menjadi kata kunci bagi Gerindra NTB saat ini. Partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ini, berharap untuk menambah jumlah kursi di legislatif dan eksekutif dalam pemilu mendatang, namun hal itu harus dimulai dengan kerja nyata saat ini.
“Semuanya tergantung pada kita sebagai penggerak partai. Kesatuan dan tindakan nyata harus diutamakan saat ini, sementara hasil akan kita lihat di masa depan,” jelas Pathul. Pendekatan yang pragmatis ini diharapkan bisa membawa hasil yang optimal di pemilu mendatang.
Menjawab tantangan internal, Pathul menyatakan bahwa semangat perayaan HUT ke-18 harusnya menguatkan solidaritas di dalam partai. Kesatuan persepsi dan langkah menjadi penting untuk membangun fondasi yang kokoh bagi Gerindra di masa depan.
Peran Kegiatan Sosial dalam Membangun Kepercayaan Publik
Pathul menyatakan bahwa kerja sosial merupakan elemen fundamental dalam membangun kepercayaan publik. Kader diminta untuk aktif berinteraksi dengan masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu tetapi secara konsisten.
Pentingnya kehadiran kader dalam kegiatan sosial menjadi semakin menonjol saat kondisi masyarakat membutuhkan dukungan. Dalam konteks ini, Gerindra berharap untuk menciptakan citra positif melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Kekompakan di antara kader akan sangat terlihat saat kita berinteraksi dengan masyarakat. Ini penting agar Gerindra semakin diterima dan dicintai oleh rakyat,” ucap Pathul. Kesadaran ini harus dijadikan komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
Keberanian untuk terjun langsung ke masyarakat menjadi salah satu misi penting Gerindra dalam membangun hubungan yang lebih bermakna. Melalui berbagai kegiatan sosial, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap partai semakin meningkat.
“Kami berusaha untuk menunjukkan gerakan yang berkesinambungan, agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari keberadaan Gerindra dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Pathul. Semangat ini harus terus dijaga agar Gerindra dapat menjadi partai yang lebih bersinergi dengan kebutuhan rakyat.
Menatap Pemilu 2029 dengan Semangat Baru
Dari perayaan HUT ini, Gerindra NTB bertekad untuk meraih hasil yang lebih baik dalam Pemilu 2029. Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, partai berharap dapat memenuhi harapan masyarakat akan kehadiran partai yang peduli dan responsif.
Bersikap proaktif menjadi kunci bagi setiap kader untuk terus meningkatkan koneksi dengan masyarakat. Kesadaran akan tanggung jawab sebagai wakil rakyat harus terus diperkuat melalui berbagai program yang bermanfaat.
“Kami ingin agar Gerindra dikenal tidak hanya saat momen pemilu, tetapi juga selama masa-masa lainnya. Kehadiran kami harus terasa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” harap Pathul. Hal ini menunjukkan komitmen Gerindra untuk terus berkontribusi.
Persiapan matang menuju pemilu akan dilakukan dengan berfokus pada kerjasama antara kader. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan hasil yang optimal dan menambah suara di pemilu mendatang.
“Dengan langkah yang terencana dan terkoordinasi, kami yakin bahwa Gerindra akan bisa memperluas jangkauan dan memperkuat posisi di tingkat legislatif dan eksekutif,” tutup Pathul. Penuh harapan, Gerindra NTB menatap masa depan dengan semangat yang baru dan optimis.






















