www.tempoaktual.id – Pelaksanaan Liga Internal PSSI Lombok Barat baru saja selesai dengan hasil yang menggembirakan bagi sejumlah klub. Keberhasilan ini menandakan semangat dan potensi sepak bola lokal yang terus berkembang di daerah tersebut.
Liga yang berlangsung hampir tiga bulan ini telah menjadi ajang kompetisi yang dinanti-nanti oleh para pecinta sepak bola. Masing-masing liga mempertemukan tim-tim dari berbagai kecamatan, menjadikan kompetisi semakin menarik dan penuh semangat.
Sekretaris PSSI Lombok Barat, M. Munip, menjelaskan bahwa liga-liga ini diadakan secara terpisah di beberapa lapangan. Perubahan nama dari Liga 1 menjadi Liga 4 sesuai dengan ketentuan PSSI pusat memberikan makna baru bagi kompetisi ini.
Perubahan Nama Liga dan Pentingnya Liga 4
PSSI Lombok Barat mengambil langkah untuk mengikuti pedoman terbaru dari PSSI pusat dengan mengubah struktur liga. Liga 4 kini menjadi yang paling bergengsi dan memberikan kesempatan bagi pemenangnya untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi, yakni Liga 4 Asprov PSSI Provinsi NTB.
Dengan keikutsertaan 29 tim, Liga 4 di Lapangan Banyumulek menunjukkan antusiasme yang besar dari klub-klub di Lombok Barat. Klub-klub ini bukan hanya bertanding untuk meraih juara, tetapi juga berjuang untuk meningkatkan kualitas sepak bola daerahnya.
PS Persilaga dari Sekotong berhasil keluar sebagai juara dari Liga 4 ini. Keberhasilan mereka menegaskan kualitas dan kematangan permainan yang telah mereka tunjukkan selama kompetisi berlangsung.
Dominasi Tim di Liga 2 dan Liga 3 Lombok Barat
Liga 2 yang diadakan di Lapangan Sesela Kecamatan Gunungsari diikuti oleh 49 tim, menunjukkan skala kompetisi yang sangat luas. PS Putra Buana dari Kecamatan Labuapi berhasil meraih gelar juara setelah melalui serangkaian pertandingan yang ketat.
Di Liga 3, dengan diikuti 39 klub, PS Giri Menang dari Gerung membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan. Keberhasilan mereka menjadi juara mencerminkan kerja keras dan dedikasi seluruh pemain serta pelatih.
Bagi PS Kurtim dan tim lainnya seperti PS Garuda Jaya, pencapaian mereka sebagai juara 2 dan 3 menunjukkan bahwa persaingan semakin ketat. Setiap tim menunjukkan kualitas permainan yang terus berkembang dalam kompetisi ini.
Hadiah dan Penghargaan untuk Para Pemenang Liga
Setiap liga memberikan penghargaan berupa medali, trofi, dan uang pembinaan yang totalnya mencapai Rp40 juta. Pemberian hadiah ini tidak hanya menjadi motivasi bagi para pemain dan tim, tetapi juga mengangkat citra sepak bola di Lombok Barat.
Panitia penyelenggara berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam setiap liga yang diadakan. Struktur hadiah ini diharapkan dapat memicu semangat para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka.
Seluruh tim yang berpartisipasi diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kompetisi ini. Pengalaman bertanding di liga ini tentunya akan sangat berharga bagi pengembangan sepak bola daerah ke depannya.






















