www.tempoaktual.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) mengambil inisiatif untuk melaksanakan kegiatan penghijauan di Desa Pengadangan Barat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, dan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi lingkungan lokal.
Pada tanggal 5 Januari 2026, mahasiswa KKN bersama masyarakat desa melakukan penanaman pohon di kawasan Hutan Lindung, menciptakan sinergi nyata dalam upaya perlindungan lingkungan. Kegiatan ini adalah bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN yaitu “Membangun Sinergi Antar Generasi Untuk Masa Depan Konservasi”.
Ketua Kelompok KKN Unram, Tangga Bayu Asmara, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 40 orang dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, masyarakat desa, dan perangkat desa. Berlangsung dari pukul 10.30 Wita hingga selesai, kegiatan ini menanam berbagai jenis pohon untuk membantu rehabilitasi lingkungan dan pencegahan kerusakan hutan.
Kegiatan Penghijauan: Langkah Strategis Menuju Konservasi
Tidak hanya menjadikan lingkungan lebih hijau, kegiatan penghijauan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga alam. Penanaman pohon yang dilakukan di sepanjang kawasan hutan diharapkan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem yang ada.
Jenis pohon yang ditanam termasuk Lamtoro, Beringin, Mahoni, dan Kemiri. Jumlah total bibit yang ditanam mencapai hampir 428 pohon, menunjukkan komitmen yang kuat dari semua pihak yang terlibat dalam proyek ini.
Kegiatan penghijauan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa dan masyarakat saja, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pengadangan Barat. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan implementasi program ini.
Peran Penting Kolaborasi dalam Keberhasilan Program KKN
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, Dinas Pertanian, dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB memperkuat sinergi yang dibangun demi kepentingan lingkungan. Kerjasama ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman lapangan tentang pentingnya konservasi.
Serangkaian kegiatan edukasi tentang pemeliharaan dan kelestarian lingkungan juga dilakukan sebagai bagian dari program ini. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar mereka.
Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi model bagi program-program KKN selanjutnya serta bisa menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan keterlibatan langsung, mahasiswa bisa menjadi agen perubahan di masyarakat.
Dampak Positif Kegiatan Penghijauan bagi Masyarakat Setempat
Kegiatan penghijauan yang dilakukan di Desa Pengadangan Barat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat desa. Pertama, kehadiran pohon-pohon baru dapat membantu mengurangi dampak erosi dan menjaga keseimbangan ekosistem setempat.
Selain itu, program ini juga meningkatkan kualitas udara dan memberikan tempat tinggal bagi berbagai jenis satwa liar. Dengan demikian, penghijauan sekaligus memperkaya biodiversitas daerah tersebut.
Keberhasilan ini mendorong harapan bahwa inisiatif serupa akan dilakukan di desa-desa lain untuk turut serta dalam pelestarian lingkungan. Kemitraan yang baik antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan jangka panjang dalam konservasi.






















