www.tempoaktual.id – Kegiatan promosi pariwisata merupakan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan budaya dan destinasi suatu daerah. Baru-baru ini, Badan Promosi Pariwisata Daerah Nusa Tenggara Barat (BPPD NTB) menggelar acara menarik yang bertujuan untuk menarik minat wisatawan, khususnya dari Jawa Timur.
Acara tersebut berupa Parade Budaya Lombok-Sumbawa, yang diselenggarakan di area Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa potensi pariwisata NTB dikenal lebih luas oleh masyarakat umum.
Ketua BPPD NTB, Sahlan M Saleh, mengemukakan bahwa acara ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan destinasi wisata, tetapi juga untuk memperkuat kemitraan transportasi antar daerah. Pada kesempatan ini, berbagai atraksi khas dari Lombok dan Sumbawa ditampilkan dengan semarak.
Sahlan menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendukung penerbangan baru Malang-Lombok yang dijadwalkan akan dimulai operasinya pada pertengahan Desember 2025. Penerbangan tersebut diharapkan menjadi jembatan antara kedua daerah dalam meningkatkan kunjungan wisata.
Dari segi lokasi, CFD dipilih karena merupakan ruang publik yang ramai dan strategis. Ribuan warga Malang yang berolahraga pada pagi hari terlihat antusias meny menyaksikan parade yang meriah ini.
Parade Budaya Sebagai Media Pengenalan Destinasi Wisata
Parade budaya ini berlangsung dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, menampilkan berbagai atraksi yang mencerminkan kekayaan budaya Lombok dan Sumbawa. Melalui penampilan yang mengesankan, peserta parade mampu menarik perhatian warga Malang dari segala usia.
Dalam acara ini, Dinas Pariwisata NTB turut berpartisipasi dan diwakili langsung oleh Kepala Dinas, Nur Aulia. Ia menekankan bahwa pendekatan promosi seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan budaya NTB.
Sahlan menambahkan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat di tempat yang ramai adalah cara yang sangat diinginkan untuk menarik perhatian. Setiap elemen dalam parade, baik pelaku industri pariwisata maupun penampil budaya, berperan penting dalam misi ini.
Melalui acara ini, BPPD NTB berharap destinasi wisata Lombok dan Sumbawa bisa dikenal lebih luas. Ending dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat orang-orang agar berkunjung ke tempat-tempat wisata tersebut.
Strategi Promosi yang Efektif untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata
Nur Aulia menyatakan bahwa budaya dan interaksi langsung memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan minat berkunjung. Melalui pakaian adat dan sign board yang menampilkan berbagai destinasi unggulan, masyarakat dapat merasakan langsung atmosfer pariwisata NTB.
Kegiatan promosi yang dilakukan di CFD diharapkan dapat menjadi pola tetap untuk memperluas pasar wisata. Dengan demikian, bukan hanya pariwisata yang akan beruntung, tetapi juga perekonomian lokal dapat tergerakkan.
Sahlan juga mengungkapkan keyakinan bahwa promosi di ruang publik semacam itu akan sangat membantu dalam memperkuat citra pariwisata NTB di pasar Jawa Timur. Keberadaan penerbangan Malang-Lombok diharapkan dapat mendukung perkembangan ini.
Selain memperkenalkan budaya, BPPD NTB juga aktif memberikan informasi mengenai paket wisata dan event-event yang akan datang. Ini menunjukkan komitmen untuk mengedukasi masyarakat tentang semua yang ditawarkan oleh NTB.
Harapan untuk Masa Depan Pariwisata NTB
Melalui acara Parade Budaya ini, BPPD NTB menaruh harapan besar agar kunjungan wisatawan dari Jawa Timur meningkat. Mereka berharap bahwa penerbangan baru Malang-Lombok dapat beroperasi dengan baik dan dapat terus menarik perhatian wisatawan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, cita-cita ini diharapkan dapat tercapai. Investasi dalam promosi budaya menjadi bagian penting dari strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Sistem kunjungan berbasis budaya seperti ini dinilai mampu memberikan pengalaman lebih kepada wisatawan. Hal ini tentunya akan memperkaya pengetahuan mereka tentang hidup dan budaya lokal yang kental.
Sahlan menekankan bahwa semua upaya ini bukan hanya untuk kepentingan pariwisata, tetapi juga untuk mempromosikan identitas budaya daerah. Melalui kegiatan yang berkesan ini, BPPD NTB berharap dapat mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan menginspirasi banyak daerah lain di Indonesia.






















