www.tempoaktual.id – Pada Rabu, 12 November 2025, Prof. Ir. Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D. resmi mengajukan pencalonannya sebagai rektor Universitas Mataram untuk periode 2026-2030. Kehadirannya di gedung rektorat Unram disambut antusias oleh tim pendukung dan awak media yang ingin mendengar motivasi serta visi yang dibawanya untuk kampus.
Prof. Yusron tiba di gedung rektorat pada pukul 10.20 Wita dan langsung menuju ruang pendaftaran di lantai dua. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan niatnya untuk memajukan universitas dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi institusi pendidikan yang telah membesarkannya.
Dalam wawancaranya dengan media, Prof. Yusron menekankan bahwa keikutsertaannya dalam pemilihan ini didorong oleh dinamika dan kebutuhan untuk berpartisipasi dalam pengembangan universitas. Ia percaya setiap individu yang ingin berkontribusi sangat dibutuhkan demi kemajuan bersama.
“Saya sudah cukup lama di struktural di Unram. Jadi, saya merasa terpanggil untuk mendorong perubahan positif di kampus ini, terutama di tengah kondisi yang terus berubah,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan lebih banyak calon sebagai indikator demokrasi yang sehat.
Visi Besar Prof. Yusron untuk Unram sebagai Kampus Global
Salah satu visi utama yang diusung oleh Prof. Yusron adalah menjadikan Universitas Mataram sebagai kampus yang berstandar global. Ia berkeyakinan bahwa Unram memiliki kapasitas dan potensi untuk mencapai pencapaian ini, tidak hanya di tingkat internasional, tetapi juga lebih dari itu.
“Kampus global memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan sekadar kampus internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kita siap berbagi dan bersaing di tingkat global,” jelasnya. Menurutnya, visi ini harus diimbangi dengan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen di universitas.
Ia menekankan pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung langkah menuju status global. Dengan adanya pengalaman manajerial yang kuat, Unram dapat melangkah lebih jauh dan lebih cepat mencapai tujuannya.
“Dengan tantangan yang ada, pemimpin yang memiliki pengalaman merupakan hal penting dalam membawa kampus ke level berikutnya,” tambah Prof. Yusron. Ia berharap agar semangat perubahan ini dapat ditularkan kepada seluruh civitas akademika.
Upaya Prof. Yusron untuk Membuat Unram Berbasis Dampak Sosial
Tidak hanya berfokus pada reputasi global, Prof. Yusron juga menekankan pentingnya kampus yang mampu memberikan dampak sosial yang nyata. Ia menyoroti bahwa peran universitas seharusnya lebih dari sekadar menara gading, tetapi juga berkontribusi pada pemajuan masyarakat di sekitarnya.
“Kampus harus menjadi pendorong perkembangan ekonomi lokal, terutama bagi UMKM di sekitar. Di satu sisi kita harus mengejar status world-class university, tetapi kita juga jangan melupakan akar kita di daerah,” katanya dengan tegas.
Prof. Yusron juga mendorong agar setiap program dan kegiatan yang dilakukan oleh universitas dapat memberikan manfaat langsung untuk masyarakat. Ia melihat adanya sinergi yang kuat antara pendidikan dan pengembangan ekonomi lokal sebagai tantangan yang harus dihadapi komunitas akademis.
“Jangan sampai kontribusi kita hanya berbentuk teori, tetapi harus nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. Harapannya, Unram dapat menciptakan jembatan antara akademisi dan praktik di lapangan.
Kilas Balik dan Profil Prof. Yusron Saadi
Prof. Yusron Saadi lahir di Lombok Timur pada 20 Oktober 1966 dan menghabiskan masa kecilnya di daerah tersebut. Ia menerima pendidikan dasar hingga menengah di berbagai sekolah di Lombok sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi.
Setelah menyelesaikan studi S1 di Universitas Mataram pada 1993, ia kemudian melanjutkan studi ke luar negeri dan memperoleh gelar M.Sc. di University of Newcastle upon Tyne, Inggris. Gelar doktornya diraih di University of Sheffield, Inggris, pada 2023, menambah deretan prestasi pendidikannya.
Dengan pengalaman yang matang di bidang akademis, Prof. Yusron saat ini aktif sebagai dosen di Fakultas Teknik Unram. Ia pernah memegang posisi penting seperti Wakil Rektor IV dan Dekan Fakultas Teknik, serta terlibat dalam berbagai seminar ilmiah dan pelatihan internasional di berbagai tempat.
Prof. Yusron tidak hanya dikenal karena kecerdasan akademisnya, tetapi juga dedikasinya dalam pengembangan institusi pendidikan di Indonesia. Kemampuannya dalam mengelola dan memimpin berbagai program tentunya merupakan nilai tambah bagi pencalonannya sebagai rektor.






















