www.tempoaktual.id – Di Pulau Lombok, inisiatif inovatif mengubah limbah menjadi sumber daya berharga bagi masyarakat. Tiga organisasi, yaitu Plana, Timba, dan Wise Steps Foundation, berkolaborasi untuk menciptakan produk dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Dengan dukungan Instellar Impact, mereka menciptakan solusi berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular yang menguntungkan masyarakat setempat.
Melalui program ini, limbah plastik dan jerami dimanfaatkan sebagai bahan baku utama, menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi. Di kawasan penyangga Mandalika, inisiatif ini telah menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengolahan limbah.
Peluncuran program kreatif ini berlangsung di Tampah Hills, Lombok Tengah, yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku industri pariwisata dan pemerintah. Ini menandai keberhasilan Program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0, yang telah berjalan sejak awal 2025.
Transformasi Limbah Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Founder Plana, Jusuf Christopher Chandra, menjelaskan bahwa konsorsium ini dibentuk untuk mengatasi dua masalah utama di daerah tersebut. Ketergantungan terhadap kayu dan pengelolaan limbah yang belum optimal menjadi fokus utama mereka.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, mereka mengenalkan Planawood, material alternatif dari sekam padi dan plastik daur ulang. Produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga telah digunakan dalam berbagai proyek di Bali dan negara lain seperti Jepang dan Afrika.
Dengan keunggulan di bidang tahan air dan kekuatan, Planawood menjadi material yang ideal untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang. Dari bahan ini, konsorsium menciptakan berbagai produk handycraft, termasuk coaster dan aksesori ramah lingkungan lainnya.
Dampak Positif bagi Masyarakat Desa Bonder
Salah satu desa yang paling merasakan dampak positif dari program ini adalah Desa Bonder. Melalui kemitraan dengan Surya Mandiri Handicraft, warga dilatih untuk mengolah limbah menjadi produk kerajinan yang berharga.
Owner Surya Mandiri Handicraft, Lalu Surya Bakti, mencatat bahwa program ini telah meningkatkan kapasitas produksi dan menciptakan lapangan kerja baru. Bahan baku yang digunakan adalah sekam padi dan plastik bekas, yang kini dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk yang dibutuhkan pasar.
Warga Desa Bonder berperan aktif dalam proses pengumpulan dan pengolahan plastik. Melalui Bank Sampah Bintang Sejahtera, mereka dapat menukarkan sampah dengan kebutuhan pokok, mendorong partisipasi yang lebih besar dari masyarakat.
Keberlanjutan dan Kesadaran Lingkungan yang Meningkat
Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga turut membersihkan lingkungan. Dengan pengolahan sampah yang baik, saluran air menjadi lebih bersih dan tidak tersumbat.
Seiring dengan bertambahnya partisipasi masyarakat, sekitar 25 warga terlibat dalam rantai produksi, di mana 15 di antaranya adalah pengrajin terlatih. Proses ini juga memberdayakan kaum perempuan di desa, memberikan mereka peluang untuk berkontribusi secara ekonomi.
Produk dari hasil olahan Desa Bonder kini telah digunakan oleh berbagai hotel dan vila di kawasan pariwisata. Beberapa produk juga sudah dipasarkan ke luar negeri, menunjukkan keberhasilan program dalam merambah pasar internasional.
Peluang Ekspor dan Inovasi Digital
Konsorsium juga berinovasi dengan meluncurkan platform digital, Tusha.id, sebagai etalase produk kerajinan ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan e-commerce, mereka menjangkau pasar yang lebih luas dan memperkuat visibilitas produk lokal.
Selain itu, jaringan kolaborasi, SOLAH Network, diciptakan untuk memastikan keberlanjutan program jangka panjang. Ini menggambarkan upaya semua pihak untuk bekerja sama demi peningkatan ekonomi yang berkelanjutan di Pulau Lombok.
Program ini terbukti efektif dalam mengurangi limbah plastik dan jerami yang sebelumnya menjadi masalah besar lingkungan. Pendapatan masyarakat mitra meningkat signifikan, membuktikan bahwa pendekatan ekonomi sirkular memberikan manfaat luas bagi masyarakat.






















