www.tempoaktual.id – Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) baru-baru ini meraih pencapaian penting dalam bidang akademik dengan penambahan seorang Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., Bi. Pengangkatan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang menandai langkah maju dalam penguatan kualitas pendidikan di institusi tersebut.
Acara penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di Ruang Temu Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST, MT, dan Rektor Ummat, Drs. Abdul Wahab, MA, yang didampingi oleh Wakil Rektor II, Ir. Asmawati, MP.
Momentum ini menunjukkan komitmen Ummat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional. Apresiasi juga diberikan kepada Prof. Hijril Ismail, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan keilmuan di lingkungan universitas.
Peran Guru Besar dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Dalam pandangan Rektor Ummat, penambahan guru besar bukan sekadar angka, melainkan cerminan kemajuan institusi dalam menciptakan lingkungan akademis yang berkualitas. Dia menekankan pentingnya peran guru besar dalam pengembangan keilmuan dan riset yang berkelanjutan.
Rektor juga mengekspresikan kebanggaan akan pencapaian ini dan berharap kehadiran Prof. Hijril dapat memacu semangat dosen-dosen lainnya. Inisiatif ini diharapkan membawa dampak positif bagi proses pembelajaran dan penelitian di Ummat.
Guru besar memiliki posisi strategis dalam mendorong produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah. Baik penelitian dasar maupun terapan diharapkan dapat meningkat, sehingga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat luas.
Pendidikan Tinggi dan Kontribusi terhadap Masyarakat
Dalam konteks pendidikan tinggi, keberadaan guru besar sangat krusial untuk menjembatani antara ilmu pengetahuan dan aplikasi di masyarakat. Pengalaman dan keahlian mereka diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global.
Kepala LLDikti Wilayah VIII juga memberikan pengakuan atas usaha Universitas Muhammadiyah Mataram dalam mendorong dosen mencapai jabatan fungsional tertinggi. Harapannya, pencapaian ini menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk meningkatkan kompetensi akademik dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan.
Kontribusi akademik yang diberikan oleh para guru besar sangat berpengaruh dalam menciptakan inovasi yang berguna bagi masyarakat. Hal ini menciptakan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, menjadikan pendidikan tidak hanya sekadar teori, namun juga aplikasi nyata yang bermanfaat.
Komitmen Ummat dalam Mengembangkan Sumber Daya Manusia
Ummat terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Penambahan guru besar merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat tetap relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Strategi penguatan mutu pendidikan di Ummat mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan kurikulum hingga pengayaan fasilitas. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan akademik dan inovasi.
Melalui komitmen yang berkelanjutan terhadap peningkatan jabatan fungsional dosen, Ummat menunjukkan bahwa mereka berupaya untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat luas terhadap kualitas pendidikan yang lebih baik.





















