www.tempoaktual.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Mataram baru-baru ini mengadakan sebuah workshop yang bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan para guru melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai dari Jumat hingga Sabtu, untuk mengantisipasi perkembangan cepat dalam dunia pendidikan saat ini.
Di era digital, penting bagi pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi mereka agar dapat menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Dengan adanya workshop ini, diharapkan para guru tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses belajar mengajar sehari-hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Mataram, Muhammad Taufik, menekankan bahwa pemahaman tentang PM dan Koding sangat diperlukan di tengah perubahan metode pembelajaran. Ia menyampaikan bahwa kompetensi guru sangatlah penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal.
Perlunya Peningkatan Kemampuan Guru di SMPN 1 Mataram
Workshop ini menjadi wadah bagi guru-guru di SMPN 1 Mataram untuk belajar tentang metode pembelajaran yang lebih inovatif. Taufik menyatakan bahwa banyak guru yang belum memahami secara mendalam mengenai pendekatan ini.
Selama workshop, para peserta akan mendapatkan materi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka. Dengan pelatihan semacam ini, diharapkan guru-guru dapat mengadopsi teknik-teknik baru yang sesuai dengan kurikulum saat ini.
Taufik menambahkan bahwa pemahaman mengenai Koding menjadi bagian penting dari kurikulum yang berkembang. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh guru dalam workshop ini menjadi suatu keharusan.
Pentingnya Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
Pelatihan penggunaan Smartboard juga menjadi fokus penting dalam workshop ini. Penggunaan teknologi dalam kelas diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
Dengan penggunaan Smartboard, guru dapat menyampaikan informasi dengan cara yang lebih menarik, sehingga siswa lebih terlibat dalam proses belajar. Taufik percaya bahwa perangkat ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Taufik mengungkapkan bahwa pelatihan ini dirancang agar setiap guru dapat mengoperasikan teknologi dengan baik. Diharapkan, setelah pelatihan, guru-guru sudah siap menggunakan Smartboard dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Mewujudkan Pembelajaran yang Lebih Hidup dan Menarik
Taufik berharap, setelah mendapatkan pelatihan, para guru dapat memanfaatkan perangkat digital dengan maksimal. Ini tentunya akan berdampak positif terhadap proses belajar mengajar di SMPN 1 Mataram.
“Anak-anak seharusnya dapat belajar dengan cara yang lebih hidup dan tidak membosankan,” tegas Taufik. Ia ingin melihat suasana kelas yang lebih dinamis dan interaktif setelah penerapan metode baru ini.
Kegiatan workshop ini diharapkan tidak menjadi acara satu kali. Taufik berkomitmen untuk terus mengadakan pelatihan serupa di masa depan guna memastikan bahwa para guru selalu siap menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.






















